Dunia Melihat

PENANGKAPAN 10 orang aktivis pada 2 Desember 2016 pagi oleh aparat Polda Metro Jaya mendapat perhatian media internasiona. Media Singapura, Channel News Asia, misalnya, mengatakan polisi Indonesia menahan saudara perempuan mantan Presiden Megawati.

Media dari negeri jiran juga, dari Malaysia, New Straits Times Online, mengutip Bernama, membuat berita dengan judul “Sukarno’s daughter, rockstar Ahmad Dhani among 10 nabbed over treason“. Ditulis di New Straits Times Online, penangkapan itu tidak terkait aksi demo 2 Desember yang meminta penahanan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, tapi karena melakukan tindakan makar melawan pemerintah.

Lalu, media Inggris, The Telegraph, membuat berita penangkapan tersebut dengan judul “Daughter of Indonesia’s founding president arrested over alleged anti-government plot, amid mass protests“. Dituliskan dalam berita Telegraph yang bersumber dari seorang pengacara, “Rachmawati Soekarnoputri, anak dari pendiri Indonesia, Presiden Soekarno, dan adik dari mantan Presiden Megawati, ditangkap pada dini hari Jumat….”

Ditulis pula, sebelumnya, wartawan dari media-media di Indonesia meliput konferensi pers Rachmawati yang meminta para pendemo menduduki gedung parlemen. Aksi Rachmawati tersebut, dikatakan dalam dalam berita itu, dianggap sebagai tindakan makar oleh polisi karena telah melawan pemerintah.

Reuters dalam laporannya yang bertajuk “Sea of protesters in Jakarta amid fury over Christian governor” menulis, 10 orang ditangkap menjelang pagi, yang delapan di antaranya diduga akan melakukan makar. [PUR]