Surat-Surat Islami dari Ende: Bung Karno Terjemahkan Biografi Ibn Saud

Koran Sulindo – Tak pernah lepas dihimpit kesulitan membelanjai keluarganya, Bung Karno mencoba peruntungan dengan menerjemahkan biografi pendiri Kerajaan Saudi Arabia, Ibn Saud. Kepada T....

Surat-Surat Islami dari Ende: Islam is Progress!

Koran Sulindo – Bung Karno membayangkan perjuangan paling bermanfaat bagi umat Islam adalah perjuangan menentang kekolotan. Menurutnya, seandainya Islam bisa mengalahkan kekolotan itu, barulah Islam...

Surat-Surat Islami dari Ende: Ulama Tak Menguasai ‘Sejarah’

Koran Sulindo – Dalam surat kepada T.A Hassan yang tertanggal 14 Desember 1936 Bung Karno kembali mempersoalkan taklid yang menjadi pemicu kemunduran dunia Islam. Menurut...

Surat-Surat Islami dari Ende: Ibu Mertua Bung Karno Meninggal

Koran Sulindo – Dalam suratnya kepada sahabatnya T.A. Hasaan tertanggal 25 Oktober 1936, Bung Karno menceritakan tentang ibu mertuanya yang meninggal karena sakit selama...

Surat-Surat Islami dari Ende: Kenapa Kita Malas dan Teledor!

Koran Sulindo – Dalam surat kepada T.A. Hassan kali ini, Bung Karno kembali bertukar pikiran tentang kemajuan dunia Islam termasuk perjuangan rakyat Palestina. Menurut Bung...

Surat-Surat Islami dari Ende: Bung Karno Kehabisan Bacaan

Koran Sulindo – Kesekian kalinya berkirim surat kepada T. A. Hassan dari Ende, Bung Karno lagi-lagi membicarakan tentang kiriman buku yang ingin dipelajarinya untuk...

Surat-Surat Islami dari Ende: Taklid Merantai Semangat Islam

Koran Sulindo - Selain mengucapkan terima kasih kepada T. A Hassan, seorang guru di Persatuan Islam Bandung atas kiriman buku-buku sebelumnya. Dalam surat berikutnya Bung...
Terpopuler

Surat-Surat Islami dari Ende: Bung Karno Minta Dikirimi Buku Agama

Koran Sulindo – Menghabiskan hari-harinya di balik jeruji Penjara Sukamiskin, Bung Karno banyak memanfaatkan waktu senggangnya untuk mempelajari Islam dan lebih mendekatkan diri kepada...

Kuliah Umum Presiden Soekarno di UGM 21 Februari 1959

Saudara-saudara sekalian. Belum pernah saya begitu gembira, gembira karena setuju seratus persen. Setuju seratus persen dengan apa? Dengan apa yang dikemukakan oleh ananda mahasiswa itu...

Dari Bandung, Kongo, sampai Beograd

Koran Sulindo - Awal tahun 1960-an. Situasi Perang Dingin semakin mencekam.  Di dalam negeri Indonesia , tensi politik luar negeri juga meningkat karena Belanda...