Yevdokia Bershanskaya, Komandan 588th Night Bomber Regiment

Yevdokia Bershanskaya telah memiliki pengalaman penerbangan sebelum perang, sehingga mempunyai latar belakang yang relevan untuk memimpin unit tersebut.

Dalam operasi, kru Po-2 terdiri dari seorang pilot dan seorang navigator. Keduanya memiliki tugas masing-masing selama penerbangan.

Navigator bertanggung jawab terhadap navigasi dan membantu menentukan posisi pesawat selama perjalanan menuju sasaran dan kembali ke pangkalan.

Banyak anggota resimen masih berusia muda ketika menjalankan tugas tempur.

National Air and Space Museum mencatat bahwa anggota unit berada dalam rentang usia sekitar 17 hingga 26 tahun.

Risiko Penerbangan Night Witches

Polikarpov Po-2 memberikan kemampuan yang sesuai untuk misi malam, tetapi pesawat tersebut memiliki perlindungan yang terbatas.

Kokpit yang terbuka membuat awak terpapar langsung udara malam.

Selain itu, pesawat harus menghadapi tembakan antipesawat dan pesawat tempur Jerman.

Persoalan perlengkapan keselamatan juga menjadi bagian dari pengalaman mereka.

Pada periode tertentu, awak pesawat tidak membawa parasut karena pertimbangan berat dan karakteristik penerbangan pada ketinggian rendah.

Risiko tersebut membuat setiap penerbangan membutuhkan koordinasi antara pilot dan navigator.

Jika salah satu anggota kru tidak dapat menjalankan tugasnya, anggota lainnya dapat menghadapi situasi yang sangat sulit.

Operasi Night Witches Dimulai pada 1942

588th Night Bomber Regiment mulai menjalankan operasi tempur di front pada 1942.

Unit tersebut menyerang berbagai sasaran militer dan logistik yang mencakup posisi pasukan, jalur kereta api, gudang, depot bahan bakar, kendaraan, dan fasilitas militer lainnya.

Mereka juga menjalankan misi untuk mengirimkan makanan dan perlengkapan kepada pasukan Soviet.

Salah satu ciri operasi mereka adalah frekuensi penerbangan yang tinggi. Satu kru dapat menjalankan sekitar 8 hingga 18 sortie dalam satu malam.

Setelah kembali ke pangkalan, pesawat diisi bahan bakar dan dimuati bom sebelum digunakan kembali.

Sepanjang perang, 588th Night Bomber Regiment menjalankan lebih dari 23.000 misi tempur atau sorties.

Yevdokia Nosal dan Glafira Kashirina

Salah satu kisah yang memperlihatkan risiko penerbangan Night Witches adalah pengalaman Yevdokia Nosal dan navigatornya, Glafira Kashirina.

Pada 1943, pesawat mereka terkena serangan ketika sedang menjalankan misi.

Nosal mengalami luka fatal. Kashirina kemudian mengambil kendali pesawat dan berhasil mendaratkannya.

Nosal meninggal akibat lukanya dan dianugerahi gelar Hero of the Soviet Union secara anumerta.

Kisah tersebut tercatat dalam sejarah resimen sebagai salah satu contoh situasi darurat yang harus dihadapi kru selama operasi tempur.

Marina Raskova Meninggal pada 1943

Marina Raskova, tokoh yang berperan dalam pembentukan tiga resimen penerbangan perempuan Soviet, tidak sempat melihat akhir Perang Dunia II.

Saat itu Raskova memimpin 587th Bomber Aviation Regiment.

Pada Januari 1943, pesawat yang ditumpanginya mengalami kecelakaan ketika melakukan penerbangan menuju wilayah operasional.

Raskova meninggal dalam kecelakaan tersebut. Kematiannya terjadi sebelum 588th Night Bomber Regiment berganti status.

588th berubah menjadi 46th Guards

Pada Februari 1943, 588th Night Bomber Regiment memperoleh status Guards dan berubah menjadi 46th Guards Night Bomber Aviation Regiment.

Unit tersebut kemudian mendapatkan nama kehormatan “Taman”, berkaitan dengan operasi militer di Semenanjung Taman.

Nama resminya kemudian menjadi 46th Guards Night Bomber Aviation Regiment “Taman”.

Resimen tersebut terus menjalankan operasi di berbagai wilayah Front Timur hingga perang mendekati akhir.

Irina Sebrova dan 1.008 Sortie

Salah satu anggota yang memiliki catatan penerbangan sangat tinggi adalah Irina Sebrova.

Sebrova tercatat menjalankan 1.008 combat sorties selama bertugas bersama resimen.

Jumlah tersebut menjadi salah satu catatan individual yang sering digunakan dalam pembahasan mengenai intensitas operasi 588th Night Bomber Regiment.

Catatan seperti ini juga memperlihatkan bagaimana data penerbangan individual dapat digunakan untuk memahami aktivitas resimen secara keseluruhan.

Korban dan Penghargaan Night Witches

Operasi 588th Night Bomber Regiment menimbulkan korban selama perang.

Berbagai catatan sejarah menyebut puluhan anggota resimen meninggal akibat pertempuran, kecelakaan, dan sebab lainnya.

Sejumlah anggota resimen menerima penghargaan militer Soviet.

National WWII Museum mencatat bahwa 18 pilot dan enam navigator dari unit tersebut menerima gelar Hero of the Soviet Union.

Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan catatan dinas dan prestasi tempur masing-masing anggota.