Arunika Eatery. (Foto: Sulindo/Ulfa Nurfauziah)

Kuningan – Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menyimpan beragam pilihan wisata yang dapat menjadi tujuan untuk mengisi waktu libur akhir pekan. Berada di kaki Gunung Ciremai, daerah ini menawarkan panorama alam, udara pegunungan yang sejuk, hingga destinasi rekreasi yang memadukan wisata kuliner dan hiburan keluarga.

Bagi wisatawan yang ingin mencari suasana berbeda, Kuningan memiliki sejumlah tempat menarik untuk dikunjungi. Mulai dari berenang bersama ikan dewa, menikmati panorama waduk dan danau, menjelajahi air terjun, hingga bersantai di tempat makan dengan konsep khas Jepang.

Berikut enam rekomendasi destinasi wisata di Kuningan yang bisa masuk dalam daftar perjalanan akhir pekan.

1. Wisata Sejarah dan Kesegaran Mata Air di Cibulan

Objek Wisata Cibulan di Desa Maniskidul, Kecamatan Jalaksana, menjadi salah satu destinasi yang memiliki daya tarik khas. Tempat ini dikenal dengan kolam mata air yang dihuni ikan Kancra Putih atau lebih populer disebut Ikan Dewa.

Pengunjung dapat merasakan pengalaman berenang bersama ikan-ikan tersebut yang telah lama menjadi bagian dari cerita dan tradisi masyarakat setempat. Keberadaan Ikan Dewa yang dikeramatkan turut memberikan nilai budaya tersendiri bagi kawasan wisata ini.

Selain kolam pemandian, Cibulan juga memiliki petilasan Prabu Siliwangi dan Sumur Tujuh yang lekat dengan cerita sejarah serta tradisi Sunda. Kombinasi wisata alam, sejarah, dan budaya menjadikan Cibulan sebagai salah satu tujuan yang menarik untuk dikunjungi bersama keluarga.

Objek WIsata Cibulan. (Foto: Sulindo/Ulfa Nurfauziah)

Harga tiket masuk pada hari biasa sebesar Rp18.000 untuk anak-anak dan Rp20.000 untuk dewasa. Saat akhir pekan, tarifnya menjadi Rp20.000 untuk anak-anak dan Rp22.000 untuk dewasa. Sementara pada hari raya, tiket dibanderol Rp22.000 untuk anak-anak dan Rp25.000 untuk dewasa.

Adapun biaya parkir sebesar Rp3.000 untuk sepeda motor, Rp5.000 untuk mobil, serta Rp25.000 untuk bus atau Elf.

2. Menikmati Panorama Alam di Waduk Darma

Waduk Darma menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati pemandangan perairan luas dengan latar perbukitan dan Gunung Ciremai. Berlokasi di Desa Jagara, Kecamatan Darma, destinasi ini merupakan danau buatan dengan luas sekitar 425 hektare.

Waduk Darma Kuningan. (Foto: Sulindo/Ulfa Nurfauziah)

Kawasan waduk menawarkan beragam aktivitas rekreasi. Pengunjung dapat menikmati wisata air menggunakan perahu tradisional dengan tarif sekitar Rp20.000 per orang. Tersedia pula wahana permainan seperti banana boat, rolling boat, gladiator boat, hingga jetcar.

Bagi pengunjung yang lebih menyukai aktivitas di darat, tersedia sepeda listrik, ATV, area bermain anak, serta gazebo untuk bersantai dan menikmati suasana sekitar waduk.

Waduk Darma juga menyediakan area berkemah dan glamping. Tarif luxury camp mulai Rp550.000 saat hari biasa dan Rp650.000 saat akhir pekan, termasuk sarapan untuk kapasitas tiga hingga enam orang.

Harga tiket masuk kawasan wisata ini sebesar Rp17.500 per orang pada Senin hingga Jumat. Sementara pada Sabtu, Minggu, dan hari libur, tarifnya Rp20.000 per orang.

Sebagai catatan, saat musim kemarau debit air waduk darma cenderung berkurang/surut.

3. Situ Wulukut, Pesona Danau di Tengah Hutan Pinus

Bagi pencinta suasana alam yang tenang, Situ Wulukut di Desa Kertayuga, Kecamatan Nusaherang, bisa menjadi alternatif tujuan wisata. Danau buatan yang berada di kawasan Perum Perhutani ini kerap dijuluki sebagai Ranu Kumbolo-nya Kuningan karena panorama alamnya yang mengingatkan pada danau di kawasan kaki Gunung Semeru.

Situ Wulukut memiliki luas sekitar 1,2 hektare dan dikelilingi pepohonan pinus yang rindang. Pemandangan perbukitan hijau serta area persawahan milik warga menambah suasana asri di sekitar danau.

Situ Walukut, Kuningan, Jawa Barat. (Foto: Sulindo/Ulfa Nurfauziah)
Situ Wulukut, Kuningan, Jawa Barat. (Foto: Sulindo/Ulfa Nurfauziah)

Pengunjung dapat menikmati pemandangan sambil berjalan di sekitar kawasan atau mengabadikan momen di sejumlah spot foto. Beberapa fasilitas yang tersedia antara lain jembatan kayu, gardu pandang, dan perahu selfie.

Harga tiket masuk Situ Wulukut relatif terjangkau, yakni Rp5.000 per orang. Biaya parkir sepeda motor Rp2.000 dan mobil Rp5.000, ditambah biaya kebersihan Rp3.000. Bagi wisatawan yang ingin berkemah, tersedia paket camping sekitar Rp25.000 per orang yang sudah termasuk akses ke area perkemahan.

4. Menikmati Sunrise dan City Light dari Sukageuri View

Sukageuri View di Jalan Cisantana, Kecamatan Cigugur, menawarkan pengalaman menikmati panorama Kuningan dari ketinggian. Berada di sekitar 1.078 meter di atas permukaan laut (mdpl), destinasi ini memiliki udara pegunungan yang sejuk dengan pemandangan perbukitan yang membentang.

Salah satu daya tariknya adalah panorama matahari terbit atau sunrise pada pagi hari. Sementara saat malam tiba, pengunjung dapat menikmati gemerlap lampu permukiman dan perkotaan Kuningan atau city light dari ketinggian.

Selain menjadi tempat bersantai, Sukageuri View juga dikenal sebagai kawasan camping ground. Wisatawan dapat menghabiskan waktu lebih lama dengan berkemah sambil menikmati suasana alam pegunungan.

Tempat ini beroperasi selama 24 jam setiap hari. Harga tiket masuknya sekitar Rp15.000 per orang dan sudah termasuk biaya parkir standar. Adapun aktivitas seperti berkemah dan berenang di kolam renang dikenakan biaya tambahan.

5. Curug Putri Palutungan

Bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana hutan dan kesegaran air pegunungan, Curug Putri Palutungan bisa menjadi pilihan. Berada di Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, kawasan wisata ini terletak di lereng Gunung Ciremai dengan ketinggian sekitar 1.100 hingga 1.200 mdpl.

Air terjun setinggi sekitar 20 meter tersebut memiliki ciri khas bentuk tebing bebatuan yang dari kejauhan menyerupai sosok putri mengenakan gaun putih. Pemandangan ini berpadu dengan rimbunnya pepohonan pinus dan udara pegunungan yang sejuk.

Aliran air di bagian bawah curug relatif dangkal dan jernih sehingga dapat dimanfaatkan pengunjung untuk bermain air maupun berendam. Meski demikian, pengunjung tetap perlu memperhatikan kondisi aliran air dan keselamatan, terutama saat membawa anak-anak.

Kawasan Curug Putri juga terhubung dengan area Bumi Perkemahan Palutungan. Hamparan hutan pinus yang menaungi kawasan tersebut menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin berkemah bersama keluarga atau mengikuti kegiatan luar ruang.

Harga tiket masuk berkisar Rp15.000 hingga Rp20.000 per orang pada hari biasa. Sementara pada akhir pekan, tarifnya sekitar Rp17.500 hingga Rp26.000, bergantung pada paket akses dan kendaraan yang dibawa.

6. Arunika Eatery, Menikmati Kuliner dengan Nuansa Jepang

Jika ingin mengisi akhir pekan dengan wisata kuliner, Arunika Eatery di kawasan Palutungan, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, dapat menjadi alternatif. Berada di kawasan lereng Gunung Ciremai, tempat ini memadukan konsep bangunan bernuansa Jepang modern dengan panorama perbukitan.

Arunika memiliki beberapa area dengan karakter berbeda. Salah satunya Sato San, area terbuka dan semi-terbuka yang menghadirkan suasana khas Jepang melalui tempat duduk lesehan, meja kayu, serta dekorasi lampu gantung.

Ada pula Joglo Arunika, bangunan bergaya Jepang dengan sentuhan modern yang menawarkan suasana bersantap lebih eksklusif. Sementara itu, keluarga yang membawa anak-anak dapat mengunjungi Sato Loka, mini zoo yang menyediakan kesempatan berinteraksi dengan sejumlah hewan jinak seperti kelinci, kambing merino, rusa, dan berbagai jenis burung.

Pengunjung juga dapat mencoba jembatan kaca yang menjadi salah satu spot foto di kawasan tersebut. Dari area ini, wisatawan bisa menikmati pemandangan alam di sekelilingnya.

Pilihan menu yang tersedia cukup beragam, mulai dari ramen, takoyaki, dan bento hingga makanan Nusantara serta hidangan bergaya Barat seperti nasi goreng dan steak. Harga makanan berkisar Rp20.000 hingga Rp70.000, sedangkan minuman dibanderol sekitar Rp15.000 hingga Rp35.000.

Arunika Eatery beroperasi setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 21.00 WIB. Pada akhir pekan, jam operasional dapat menyesuaikan kondisi kunjungan.

Enam destinasi tersebut memperlihatkan beragam pengalaman wisata yang dapat ditemukan di Kabupaten Kuningan. Wisatawan dapat memilih menikmati kesegaran mata air, menjelajahi danau dan hutan pinus, melihat panorama dari ketinggian, hingga menghabiskan waktu bersama keluarga melalui wisata kuliner.

Dengan pilihan destinasi yang beragam, Kuningan dapat menjadi salah satu alternatif perjalanan akhir pekan bagi masyarakat yang ingin sejenak menjauh dari rutinitas.

Selain menikmati keindahan alam, wisatawan juga diharapkan tetap menjaga kebersihan, mematuhi aturan pengelola, serta ikut merawat lingkungan agar keasrian kawasan wisata Kuningan tetap terjaga. [UN]