Pemprov DKI Jakarta Apresiasi Bantuan dari Berbagai Lembaga

Ilustrasi wabah corona di di Jakarta/katadata.co.id

Koran Sulindo – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengapresiasi dan berterima kasih atas bantuan berbagai pihak yang memberikan perlengkapan alat kesehatan kepada tim medis yang menangani pasien Covid-19. Bantuan alat kesehatan yang diterima Pemprov DKI berupa alat pelindung diri, masker, sarung tangan dan disinfektan.

“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengapresiasi dan berterima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan bantuan dalam penanganan virus corkna,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta dr. Dwi Oktavia di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (1/4).

Bantuan dari Uniqlo, misalnya, terdiri atas 160 potong pakaian dalam untuk tim medis pria. Kemudian, 350 potong pakaian dalam untuk tim medis perempuan. Pemprov DKI juga mendapat bantuan peralatan medis berupa 4.000 pasang sarung tangan dari TFI Foods dan 500 pasang sarung tangan dari masyarakat.

Bantuan peralatan sterilisasi juga didapatkan dari masyarakat sebanyak 120 liter larutan disinfektan, 200 unit alkohol swab dan 10 liter alat cuci tangan. Selain itu, Pemprov DKI juga mendapat dukungan natura berupa 2.100 kaleng susu kemasan dari PT Nestle Indonesia.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta ada sekitar 1,7 persen warga yang telah diperiksa positif terjangkit virus corona dalam pemeriksaan dengan metode tes cepat.

“Sampai Selasa 31 Maret 2020, presentase positif virus corona sebesar 1,7 persen dari yang sudah dilakukan pemeriksaan dengan total sebanyak 18.077 orang telah menjalani rapid test,” kata dr. Dwi Oktavia.

Dari jumlah itu, 299 orang dinyatakan positif virus corona dan 17.778 orang dinyatakan negatif virus corona. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih melakukan tes cepat di 5 Kota Administrasi DKI Jakarta dan satu Kabupaten Kepulauan Seribu serta di Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai.

Adapun terhadap 299 orang yang dinyatakan positif virus corona dari tes cepat itu masih akan ditindaklanjuti dengan tes swab polymerase chain reaction di laboratorium sehingga hasilnya sesuai dengan apa yang diatur dalam protokol kesehatan yang berlaku.

Hingga Rabu sore, sebanyak 705 orang masih menunggu konfirmasi hasil tes di laboratorium. Selanjutnya, orang dalam pemantauan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta karena virus menular itu saat ini berjumlah 2.350 orang.

“Terdiri dari 500 masih dipantau, 1.850 sudah selesai dipantau,” kata Dwi.

Sedangkan jumlah pasien dalam pengawasan di DKI Jakarta. “Pasien Dalam Pengawasan berjumlah 1.153 orang, terdiri dari 789 masih dirawat dan 364 sudah pulang perawatan,” kata Dwi. [WIS]