Kampung Garam: Proyek Unggulan Akurindo Jatim

Kampung Garam: Proyek Unggulan Akurindo Jatim

Kunjungan Akurindo Jatim ke Kampung Garam untuk membina anggota Akurindo Pamekasan [Foto: Dokumentasi Akurindo Jatim]

Koran Sulindo – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Kelompok Usaha Rakyat (Akurindo) Jawa Timur mengadakan kegiatan pembinaan kepada usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang menjadi anggotanya di Pamekasan, Madura. Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Bunder, Pademawu dihadiri ratusan anggota Akurindo bersama pejabat pemerintahan Madura Raya.

Adapun bentuk pembinaan yang dilakukan terhadap pelaku UMKM itu berupa manajemen dan pemasaran. Yang menjadi fokus dari pembinaan ini adalah mengembangkan Kampung Garam untuk meningkatkan kesejahteraan para petani garam. Juga kemungkinan membuka peluang pengembangan wisata Kampung Garam.

“Program Kampung Garam ini mendapat dukungan penuh dari Ketua Umum DPP Akurindo yaitu Pak Izedrik Emir Moeis. Terlebih potensi komoditas garam di daerah itu sangat besar sehingga diharapkan mampu mengangkat komoditas garam asli Pulau Madura,” tutur Pembina DPW Akurindo Jawa Timur, Litiansyah King, SE kepada Koran Suluh Indonesia.

Dari kegiatan pembinaan berupa manajemen dan pemasaran ini, kata King, komoditas garam Desa Bunder memiliki daya saing di pasar lokal maupun nasional. Sementara itu, Ketua DPC Akurindo Pamekasan, Erix Kurniawan Hendrianto mengatakan, pihaknya berkomitmen meningkatkan dan mencerdaskan anggota UMKM Akurindo di daerah itu.

Di samping Kampung Garam, Akurindo Pamekasan juga akan menjalin kerja sama dan bersinergi dengan pemerintah kabupaten untuk mewujudkan berbagai program untuk meningkatkan kesejahteraan anggota. Soal program tersebut, salah satu pelaku UMKM yang bergerak di bidang pupuk cair, H. Seh Subakir mengucapkan terima kasih kepada Akurindo Pamekasan.

“Karena program nyata Akurindo, omzet usaha saya meningkat. Pemasaran pupuk cair saya juga semakin luas. Itu setelah saya menjadi anggota dan dibina Akurindo Pamekasan,” kata Seh Subakir. [KRG]