Ilustrasi: KTP pelaku/YMA

Koran Sulindo – Polisi menemukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di tubuh pelaku penusukan 2 anggota Brimob usai shalat Isya berjamaah di Masjid Falatehan samping Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, malam ini. KTP itu atas nama Mulyadi, warga Kelurahan Sukaresmi RT 012/05, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Namun, apakah KTP tersebut milik pelaku, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri, Kombes Martinus Sitompul belum bisa memastikan.

“Memang ditemukan KTP, namun belum bisa dipastikan itu pelakunya,” kata Martinus, di Jakarta, Jumat (30/6).

Malam ini 2 anggota Brimob, AKP Dede Suhatmi dan Briptu Syaiful Bahri ditusuk usai keduanya melaksanakan salat Isya berjamaah di Masjid Falatehan yang berjarak sekitar 50 meter dari Mabes Polri. Pelaku diduga ikut salat dan kemudian bersalaman dengan jamaah lainnya.

Saat mendekati anggota Brimob, pelaku menyerang secara acak sambil berteriak ‚ÄúThogut!” dan menusuk korban di bagian leher dan wajah. Setelah itu, pelaku melarikan diri ke arah terminal Blok M. Anggota Brimob lainnya melakukan pengejaran. Saat diberi tembakan peringatan sebanyak 3 kali, pelaku malah balik menyerang, hilangsung ditembak dan tewas di lokasi.

Ikut Salat Berjamaah

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Rikwanto mengatakan sekitar pukul 19.30 WIB dilakukan shalat Isya berjamaah yang terdiri 3 saf. Saf pertama anggota Brimob, shaf kedua masyarakat, dan pelaku diduga berada di shaf ketiga.

“Pelaku berada di posisi saf ketiga belakang sebelah kanan, ikut bersalaman juga. Namun begitu dekat dengan anggota Brimob langsung mengeluarkan sangkur secara acak menyerang sambil berteriak kafir…kafir,” kata Rikwanto.

Korban yaitu AKP Dede Suhatmi dan Briptu Syaful Bahri terkena tusukan di bagian leher dan wajah. Setelah melakukan penyerangan, pelaku kemudian melarikan diri ke arah terminal Blok M.

Kedua korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP). Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang sehariannya mengecek arus balik di Tol Cikarang sempat mengunjungi TKP dan rumah sakit. Sementara jenazah pelaku dibawa ke RS Polri Kramatjati. [YMA]