Mural Milenial Anti Hoax Pukau Kadiv Humas Polri

Mural Milenial Anti Hoax Pukau Kadiv Humas Polri

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Mohammad Iqbal.

Koran Sulindo – Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Mohammad Iqbal terkagum dengan hasil karya mural dari peserta Festival Milenial Anti-Hoax yang diselenggarakan di Plaza Timur Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (17/3).

Iqbal mengutarakan bahwa Polri terus melakukan upaya persuasif mengenai bahaya hoax melalui media massa.

Dan dia melihat mural atau melukis di atas media dinding juga efektif menyampaikan pesan-pesan positif kepada masyarakat.

“Kita bersama adik-adik kita ini akan terus mendeklarasikan anti-hoax. Dan mural ini bisa mendeklarasikan anti hoax secara visual,” ujar Iqbal melihat karya 10 peserta mural tersebut.

Menurut mantan Wakapolda Jawa Timur itu menegaskan polisi masa depan adalah mereka yang bisa menjadi bagian masyarakat, tampil secara egaliter.

Untuk itu dalam rangkaian acara yang disajikan hari ini harus sangat milenial. Selain perlombaan mural dan pertandingan basket 3 on 3 juga antar SMA, juga menyajikan grup band The Rain dan paling ditunggu-tunggu adalah penampilan Danilla Riyadi.

Aksi panggung penyanyi perempuan ini langsung menghipnotis para penonton. Usai menyanyikan dua lagi, Danilla juga memberikan pesan-pesan positif untuk menggunakan media sosial agar tidak menyebarkan hoax.

Dia mengatakan agar kaum milenial tidak boleh menelan informasi mentah-mentah. “Ibarat lo makan rendang, enggak enak kalau makan daging tanpa dimasak dulu,” kata Danilla.

Dia meminta para milenial harus jujur jika hendak memberikan informasi kepada orang lain. “Lebih baik ngomong langsung di depan orangnya, sampaikan perasaan yang jujur dan jangan bohong,” ucapnya.

Sebelumnya, Festival Milenial Anti Hoax didahului oleh senam Zumba bersama Wakapolri Komjen Ari Dono Sukmanto dan Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono, keluarga besar Divisi Humas Polri dan ribuan milenial.

Artis Baim Wong memimpin para milenial untuk deklarasi memerangi hoax.

“Menolak kabar bohong atau hoax yang bisa ciptakan permusuhan bersama. Bersatu padu lawan fitnah, ujaran kebencian atau SARA yang dapat rusak persaudaraan kami dan persatuan bangsa,” kata Baim Wong yang diikuti oleh peserta acara.(YMA/TGU)