Selanjutnya di Jakarta Pusat. Pemerintah Kota Jakarta Pusat menyiapkan dua lokasi pengungsian untuk korban banjir di Kelurahan Bendungan Hilir , Tanah Abang, Jakarta Pusat yakni di Masjid Al Fallah Bendungan Hilir dan Rumah Susun Bendungan Hilir.

Warga yang terkena dampak banjir itu sekitar 170 warga. Sebanyak 110 warga dievakuasi ke Masjid Al Falah, sisanya dievakuasi di Rumah Susun Benhil.

Plh Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi mengatakan, setiap warga yang dievakuasi menjalani pemeriksaan tes Covid-19 usap antigen dari Puskemas Tanah Abang.

“Kita juga bagikan masker, kita minta, warga ini pakai masker terus sampai air surut,” ujar Irwandi di lokasi, Sabtu (20/2).

Di samping itu, makanan dan juga kebutuhan lainnya seperti selimut, alas tidur dan obat-obatan sudah disiapkan di dua titik pengungsian itu.

Irwandi mengatakan akibat pandemi Covid-19, banyak warga yang terkena dampak banjir di Bendungan Hilir memilih untuk tetap tinggal di rumah.

“Mereka mungkin mau menghindari Covid-19. Ya kita perbolehkan karena rumahnya juga memungkinkan. Tadi, saya bagikan makanan juga ke mereka,” kata Irwandi.

Kelurahan Bendungan Hilir menjadi titik paling terkenda dampak di Jakarta Pusat akibat hujan ekstrem yang melanda Ibu Kota pada Sabtu dini hari.