Ilustrasi/Istimewa

Koran Sulindo – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Tanah Bumbu Sudian Noor beserta sejumlah pengurus lainnya mendeklarasikan dukungan untuk Jokowi-KH Ma’ruf Amin itu di Batulicin, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Minggu (2/12). Menurut Sudian, keputusannya mendukung duet bernomor urut 01 itu didasari arus kuat di masyarakat Tanah Bumbu.

Padahal, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) memutuskan berlabuh mengusung capres dan cawapres bernomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Ternyata, kader di bawah tak sepenuhnya mendukung keputusan partai besutan Amien Rais itu.

“Saya melihat di Kabupaten Tanah Bumbu ini masyarakatnya lebih banyak condong memilih Jokowi, karena sudah sangat merasakan program beliau membangun dari pinggiran,” ujar Sudian.

Sudian mencontohkan program Presiden Jokowi tentang dana Rp 1 miliar untuk desa.

“Itu sangat dirasakan oleh masyarakat,” kata Bupati Tanah Bumbu itu.

Di era Presiden Jokowi, kata Sudian, warga merasakan kemajuan pembangunan di Kabupaten Tanah Bumbu.

“Tiap tahun pembangunan terus ditingkatkan dan itu terbukti,” katanya.

Karenanya, Sudian siap menerima sanksi dari DPP PAN karena keputusannya mendukung Jokowi-KH Ma’ruf Amin.

Deklarasi dukungan DPD PAN Tanah Bumbu untuk Jokowi – Ma’ruf dibacakan langsung oleh Sudian. Sejumlah pengurus DPD PAN Tanah Bumbu juga mendampingi Sudian, antara lain, Murhansa (sekretaris DPD), Hj Erni (bendahara DPD), H Darwis (majelis pertimbangan partai DPD), serta Akhmadi (wakil ketua DPD).

Pada kesempatan sama, Ketua Tim Kampanye Daerah Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin (TKD Jokowi – Ma’ruf) Provinsi Kalsel Rully Rozano mengapresiasi keputusan DPD PAN Tanah Bumbu. Rully menilai DPD PAN Tanah Bumbu tak mau mengingkari arus besar di masyarakat yang menginginkan Jokowi terpilih lagi.

“Kita tidak bisa membohongi nurani atas hasil kerja pemerintahan Jokowi yang sudah terasa sampai dengan di pelosok-pelosok di Tanah Bumbu, jadi kami hanya bisa mengucapkan alhamdulillahterima kasih selamat bergabung teman-teman,” kata Rully.

Tak hanya itu, pengalihan dukungan ke Jokowi-KH Ma’ruf Amin itu juga ada yang berasal dari kepala daerah usungan parpol koalisi pasangan Prabowo-Sandiaga Uno. Misalnya, dukungan dari Gubernur Lukas Enembe dan Khofifah Indar Parawansa yang dalam pilkada diusung Partai Demokrat. Sementara, Demokrat sendiri sudah memilih untuk mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga Uno. [CHA]