Berangkat ke Brunei, Kivlan Zein Kena Cekal

Berangkat ke Brunei, Kivlan Zein Kena Cekal

Koran Sulindo – Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zein diberi surat panggilan oleh penyidik Bareskrim Polri saat terlapor kasus berita bohong dan dugaan makar itu hendak berangkat ke Brunei Darussalam di Bandara Soekarno Hatta, Jumat (10/5).

“Betul penyerahan surat panggilan, dicegah ke luar negeri. Beliau mau ke Brunei lewat Batam,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra saat dikonfirmasi wartawan, Jumat malam.

Asep mengungkapkan bahwa pihak Bareskrim sudah meminta permohonan cekal kepad Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM.

“Kami sudah kirimkan surat cekal ke Imigrasi. Agar yang bersangkutan dicegah untuk berpergian ke luar negeri. Dan permohonan cekal itu sudah dilakukan imigrasi,” terang mantan Kapolres Bekasi itu.

Asep menambahkan bahwa penyidik mengirim surat pemanggilan untuk diperiksa pada Senin tanggal 13 Mei 2019.

“Foto itu adalah saat tim penyidik mengirimkan surat panggilan pemeriksaan yang bersangkutan pada Senin nanti,” tambah Asep menerangkan surat foto Kivlan dengan penyidik di Bandara Soekarno-Hatta.

Untuk diketahui, Kivlan dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan menyebarkan berita bohong dan makar.

Mereka dilaporkan dengan Pasal 14 dan atau Pasal 15 Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 107 juncto Pasal 110 jo Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 163 bis jo Pasal 107.

Laporan tersebut diterima oleh polisi dengan nomor laporan LP/B/0442/V/2019/Bareskrim tertanggal 7 Mei 2019. Dalam tanda terima laporan yang diperoleh, Kivlan dilaporkan oleh seseorang bernama Jalaludin.(YMA)