Petugas medis dengan APD
llustrasi: Petugas medis bersiap di ruang perawatan Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020)/ANTARA FOTO-Kompas/Heru Sri Kumoro/pool

Koran Sulindo – Sebanyak 837 relawan uji klinis III vaksin virus corona atau Covid-19 dari Sinovac China memasuki periode monitoring efikasi.

“Data terakhir menunjukan bahwa sampai dengan tanggal 23 Oktober 2020, 837 relawan masuk ke periode monitoring efikasi,” ujar Head of Corporate Communication Bio Farma Iwan Setiawan kepada wartawan, Selasa (27/10).

Iwan menambahkan bahwa sebanyak 1.620 relawan sudah mendapatkan suntikan pertama dan 1.341 relawan sudah mendapatkan suntikan kedua.

“Saat ini, uji klinis III vaksin Covid-19 masih berjalan sesuai rencana,” ujar Iwan.

Seperti beberapa waktu lalu, kata Iwan, tim dari Badan POM melaksanakan inspeksi ke dua Puskesmas sebagai tempat penyelenggaraan uji klinis vaksin Covid-19.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo mengharap vaksin Covid-19 yang akan disuntikkan ke masyarakat harus melalui uji klinis yang benar sehingga dapat dipastikan keamanan dan efektivitasnya.

Jokowi mengatakan pemerintah tidak ingin ada sedikitpun masalah yang berdampak pada masyarakat penerima vaksin.

Untuk itu, Jokowi meminta jajarannya tidak tergesa-gesa dan tetap mengedepankan kaidah ilmiah untuk vaksin Covid-19. Semua prosedur ilmiah soal vaksin dan vaksinasi harus dilalui secara tepat, tanpa ada yang terlewat.

Sekarang ini, semua pihak, baik itu masyarakat, peneliti, akademisi dan pihak lainnya, memantau proses pengadaan dan pelaksanaan vaksin Covid-19 di Indonesia.

Karena itu seluruh tahapan pengadaan dan pelaksanaan vaksin Covid-19 harus sudah sesuai dengan kriteria ilmiah. [WIS]