Sillustani merupakan komplek pemakaman yangdibangun bangsa pra-Incaditepian danau Umayo di Peru.Makam yangdibangundiatastanahdanberbentuksepertistruktur menara disebut Chullpa.
Chullpa merupakan peninggalan bangsa Qulla yangkemungkinan berbahasa Paquina dan padaabad ke 15ditaklukan olehbangsa Inca.Dalam Menaratersebut tersimpan sisa-sisa kelompok keluarga yangkemungkinan parakaum bangsawan.
Penyebutan Chullpa sendiri berasal dari Kamus LudovicoBertonio (1612)dimana bertonio menyebut Menara batutersebut sebagai Uta Amaya(rumah jiwa) danistilah Chullpa masih digunakan hingga sekarang.
DiSillustani banyak Chullpa yangmenunjukan karakteristik Pra-Inca yang dipolesulang dengan blok batu Inca. Di Andes Tengahselatan jugaditemukan banyak arsitektur serupa dengan gaya pemakaman diatas tanah yangkemungkinan dibangun diperiode Tiwanaku (c. 500-950).
Dalam bangunan Menaratersebut digunakan untuk menampung seluruh kelompok yangkemungkinan merupakan keluarga elit suku Aymara yang nantinya akan digunakan sebagai ritual pemujaan orang mati. Pemujaan orang mati dan kekerabatan merupakan bagian integral dai suku Aymara.
Mayat yangterdapat didalam bangunan tersebut termumikan secara tidak sengaja,karena lingkungan yangkering dengan makam yangtertutup diperkirakan memungkinan prosesmumifikasi padamayat yangdikumpulkan didalam menara danbertahan selama berabad-abad.
Beberapa makam mempunyai bentuk binatang yangdiukir di batu. Menara yangmenjulang keatas hanya terdapat satu bagian yangterbuka danmenghadap ke sisi timur bangunan dimana dipercaya merupakan arah Matahari dilahirkan Kembali.
Chullpa tidak hanya dite,ukan diSillustani namun ada juga di Altiplano dandianggap sebgai contoh terbaik danterlestarikan. [IQT]


