Isi CV yang relevan perlu didukung dengan format yang mudah dibaca. CV dengan pengalaman dan skill yang sesuai tetap bisa kurang efektif jika informasi di dalamnya disusun dengan struktur yang sulit diproses atau terlalu rumit.
Salah satu bagian penting dalam membuat CV ATS-friendly adalah memperhatikan cara informasi ditampilkan. Berikut ini 10 tips format dan penulisan CV yang bisa kamu terapkan.
1. Gunakan bullet points untuk pengalaman
Gunakan bullet points sederhana untuk menjelaskan tanggung jawab, kontribusi, proyek, dan pencapaian.
Format ini membuat informasi lebih mudah dipindai oleh recruiter.
2. Awali bullet point dengan action verb
Mulai bullet point dengan kata kerja aktif seperti Created, Managed, Developed, Analyzed, Produced, atau kata kerja lain yang sesuai dengan kontribusimu.
3. Tulis pencapaian
Kalau kamu memiliki data yang dapat diukur, masukkan angka atau metrik yang relevan.
Misalnya jumlah proyek, jumlah artikel, jumlah konten, jumlah pembaca, persentase pertumbuhan, atau hasil lain yang menunjukkan kontribusi secara konkret.
4. Gunakan format CV satu kolom
Gunakan layout satu kolom dengan alur informasi yang jelas dari atas ke bawah. Layout multi-kolom dapat membuat informasi terbaca tidak berurutan pada sebagian ATS.
5. Gunakan desain CV yang sederhana dan mudah dibaca
CV ATS-friendly tidak harus terlihat polos.
Prioritaskan struktur dan keterbacaan daripada desain visual yang kompleks atau terlalu banyak elemen dekoratif.
6. Gunakan font yang umum dan mudah dibaca
Gunakan font yang umum seperti Arial, Calibri, Georgia, Garamond, Helvetica, atau Times New Roman.
Untuk isi CV, gunakan ukuran yang nyaman dibaca, umumnya sekitar 10-12 pt.
7. Hindari tabel dan text box
Tabel dan text box dapat membuat informasi lebih sulit diparsing atau menyebabkan teks terbaca tidak berurutan oleh sebagian ATS.
Untuk CV ATS-friendly, struktur teks sederhana lebih aman.
8. Gunakan bullet point standar
Gunakan bullet sederhana seperti lingkaran atau persegi. Hindari simbol dekoratif yang tidak diperlukan agar struktur CV tetap sederhana.
9. Hindari foto, logo, grafik, dan gambar dekoratif
Elemen visual tersebut tidak diperlukan untuk menyampaikan informasi utama dalam CV dan dapat mengganggu proses parsing pada sebagian sistem.
Fokuskan CV pada informasi berbentuk teks.
10. Hindari skill bar atau rating visual
Jangan menggunakan grafik seperti “90% Photoshop” atau lima bintang untuk menunjukkan tingkat kemampuan.
Lebih baik tuliskan skill secara spesifik dan tunjukkan penggunaannya melalui pengalaman atau proyek.
Membuat CV dengan format yang sederhana berarti menyusun informasi dengan rapi, tanpa elemen visual yang tidak diperlukan.
Selain memperhatikan format CV ATS-friendly, pastikan isi CV tetap menunjukkan pengalaman dan pencapaian yang relevan dengan posisi yang dilamar. [BP]
Follow channel WhatsApp Suluh Indonesia dan dapatkan lebih banyak informasi serta tips menarik lainnya.
https://whatsapp.com/channel/0029VbByPYj3WHTNpxLmO93I




