Morley Tiba di Belize pada 1917

Morley tiba di Belize, yang saat itu dikenal sebagai British Honduras, pada akhir April 1917.

Salah satu tugas awalnya adalah memeriksa laporan intelijen Inggris mengenai kemungkinan serangan terhadap British Honduras oleh pasukan Meksiko yang mendapat bantuan dari reservis Jerman.

Morley mempelajari kondisi geografis dan berbagai persoalan yang akan dihadapi jika serangan tersebut dilakukan.

Dia menilai serangan tersebut sulit dilakukan berdasarkan kondisi wilayah dan persoalan logistik.

Serangan yang dikhawatirkan itu kemudian tidak terjadi.

Setelah menyelesaikan penyelidikan tersebut, Morley mengalihkan perhatian pada lokasi yang dapat digunakan untuk mendukung kapal selam Jerman.

Mencari Pangkalan Kapal Selam Jerman

Salah satu pekerjaan utama Morley selama berada di Amerika Tengah adalah menyelidiki kemungkinan adanya pangkalan atau tempat suplai kapal selam Jerman.

Dia mengamati garis pantai, sungai, teluk, dan laguna.

Dalam perjalanan tugasnya, Morley menempuh sekitar 2.000 mil garis pantai Meksiko dan Amerika Tengah, selain melakukan perjalanan ke Guatemala, Honduras, El Salvador, Nikaragua, British Honduras, dan sejumlah wilayah di Meksiko.

Laporan dan catatan perjalanannya mencakup informasi mengenai:

• kondisi geografis garis pantai;
• sungai, teluk, dan laguna;
• aktivitas warga negara Jerman;
• perkembangan politik;
• kondisi ekonomi;
• serta berbagai informasi lokal yang dianggap relevan bagi kepentingan Amerika Serikat.

Setelah mengamati keadaan di lapangan, dia tidak menemukan bukti keberadaan pangkalan kapal selam Jerman.

Dalam perjalanan tersebut, dia memperoleh bantuan dari Thomas Gann, seorang dokter Inggris di British Honduras yang juga memiliki pengetahuan mengenai situs-situs Maya.

Gann kemudian menjadi salah satu bagian dari jaringan intelijen yang dibangun Morley.

Morley Hampir Dicurigai sebagai Mata-Mata di Honduras

Aktivitas Morley tidak selalu berjalan tanpa hambatan.

Pada 1917, dia dan John Held sempat dicurigai ketika berada di Honduras.

Morley harus menjelaskan keberadaannya kepada pejabat setempat.

Dia menunjukkan surat pengantar dari Presiden Honduras Francisco Bertrand untuk mendukung penjelasannya sebagai peneliti arkeologi.

Setelah persoalan tersebut dapat diselesaikan, Morley melanjutkan perjalanannya.

Membangun Jaringan Agen

Pekerjaan Morley berkembang dari pengamatan langsung menjadi pembangunan jaringan informan.

Dalam waktu sekitar dua bulan, dia membangun jaringan yang mencakup wilayah dari Bluefields, Nikaragua, hingga Belize.

Dia merekrut 9 subagen untuk mengawasi sekitar 600 mil garis pantai di Nikaragua, Honduras, dan British Honduras.

Orang-orang yang terlibat berasal dari berbagai lingkungan. Jaringan itu mencakup Thomas Gann serta sejumlah warga AS yang bekerja untuk perusahaan yang beraktivitas di Amerika Tengah.

Beberapa di antaranya berhubungan dengan United Fruit Company, Cuyamel Fruit Company, dan perusahaan kayu.

Morley juga mengatur pemanfaatan fasilitas komunikasi seperti radio dan telegraf untuk mengirim informasi kepada ONI.

Morley Menjalankan Operasi hingga 1919

Pada Februari 1918, Morley, John Held, dan Thomas Gann pergi ke utara menyusuri pesisir Quintana Roo, Meksiko.

Mereka memeriksa sungai dan laguna di sepanjang pantai sambil menjalankan kegiatan yang berkaitan dengan penelitian arkeologi.

Mereka juga bertemu dengan pejabat lokal, termasuk Gubernur Quintana Roo General Octaviano Solís.

Pada akhir April 1918, Morley dan Held menyelesaikan rangkaian survei dan kembali ke AS.

Perjalanan panjang di kawasan tropis berdampak pada kondisi kesehatan Morley.

Dia terjangkit malaria dan penyakit tropis lainnya sehingga mendapat cuti selama 60 hari. Setelah itu, dia dipromosikan menjadi lieutenant (junior grade).

Morley kembali ke Amerika Tengah pada September 1918. Ketika Perang Dunia I mendekati akhir, tugas intelijennya mulai mencakup perkembangan politik di kawasan tersebut.

Salah satu tugasnya berkaitan dengan perselisihan pemilihan presiden di El Salvador.

Setelah persoalan itu berakhir pada Februari 1919, Morley menyampaikan laporan mengenai perkembangan politik yang telah diamatinya.