Jalanan di jaman dahulu tidak semulus di era sekarang yang berlapis aspal. Di era bangsa Maya, jalanan disusun dari campuran batu dan tanah urugan yang diatasnya dilapisi batu kapur sebagai plester. Jalanan ini disebut Sacbé.
Sacbé berasal dari kata sac yang berarti putih. Warna putih terang ini terbentuk karena lapisan kapur yang menjadi lapisan paling atas jalanan ini.
Jalanan ini dibangun oleh suku Maya di dataran rendah. Jalan ini mempunyai tinggi lima puluh sentimeter dari permukaan tanah, diatara jalan ini dibangun dua dinding rendah sebagai pembatas yang dibuat dari kerikil dan dilapisi mortar kapur sebagai pelindung dari cuaca.
Sacbé atau Sacbeob pendek biasanya menghubungkan kuil, alun-alun, dan kelompok bangunan di dalam pusat upaca ataupun kota. Sedangkan Sacbeob Panjang biasanya menghubungkan antar kota satu sama lain.
Di Caracol, dimana terdapat situs arkeologi Maya kuno, tepatnya di distrik Cayo, Belize, jaringan Sacbeob terbentang sepanjang sekitar 70 kilometer.
Sacbé diperjaya juga menjadi jalur perlintasan perdagangan para bangsa Maya saat itu. Warna putih dari lapisan kapur membantu para pelintas saat malam hari.
Diantara beberapa Sacbé yang masih ada dan terpelihara, Sacbé yang menghubungkan kelompok bangunan piramida El Castillo ke Conote Suci di Chizen Itza merupakan Sacbé yang paling terkenal karena setiap pengunjung yang mengunjungi situs Maya mereka akan melihatnya.
Selain di El Castillo, beberapa Sacbeob ini juga dapat di temukan di El Mirador. [IQT]