Politik sebagai Jalan Kebudayaan Harus Selaras dengan Ideologi  

Politik sebagai Jalan Kebudayaan Harus Selaras dengan Ideologi  

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto/Istimewa

Koran Sulindo – Politik harus dianggap sebagai jalan kebudayaan mengingat perjuangan politik dan jalan kebudayaan harus berdiri tegak dan selaras pada jalan ideologi.

Penegasan itu disampaikan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat memberikan pembekalan struktural DPD PDI Perjuangan DIY,  DPC PDI Perjuangan dan Fraksi PDI Perjuangan Kota Yogyakarta,  Sleman,  Bantul, Gunungkidul dan Kulonprogo.

“Jogja punya tempat terhormat, dalam sejarah memiliki kontribusi besar pada perjuangan kemerdekaan, termasuk saat menjadi ibukota RI,” kata Hasto di Yogyakarta, Minggu,  (22/9).

Menurut dia, politik sebagai jalan kebudayaan punya makna bahwa kader harus tegak berdiri pada jalan ideologi. Setiap kader PDI Perjuangan harus sadar tugas ideologi.

Terlebih adanya tantangan serta ancaman intoleransi cikal bakal radikalisme dan terorisme yang harus diselesaikan.

Hasto mengatakan dalam bekerja terus berjuang untuk membawa kesejahteraan rakyat dan kader partai harus sadar tugas ideologi.

“Menjadi partai pemenang menuntut kita jauh lebih disiplin dan tertib, jadilah pelopor dalam berjuang,”  kata Hasto.

Menjadi bagian dari partai pelopor jelas menuntut tiap kader partai untuk berdisiplin, disiplin ideologi. Kerja politik yang dijalankan orientasi politik utamanya kesejahteraan rakyat.

“Itulah sebabnya PDI Perjuangan berpihak pada wong cilik. PDI Perjuangan selalu hadir, menangis dan tertawa bersama rakyat,” kata Hasto.

Secara khusus, Hasto dalam pembekalan kader partai ini menegaskan pentingnya bagi semua untuk disiplin teori.

Kader harus mau membaca, disiplin organisasi, disiplin gerakan, disiplin tindakan dan disiplin perilaku.

Di dalam merawat kepercayaan rakyat maka ke depan partai harus memperkuat struktur dan kader partai PDI Perjuangan harus mengikuti perkembangan jaman termasuk harus melek ideologi.

“Kemenangan pemilu harus bawa partai menjadi obor penerang, partai memimpin, partai yang selalu hadir di ruang rakyat. Tanggung jawab menyelesaikab masalah rakyat, menjadi orientasi kader PDI perjuangan,” kata Hasto Kristiyanto.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta Eko Suwanto yang turut hadir dalam acara tersebut menyatakan dalam rangkaian konsolidasi partai,  seluruh kader partai selalu diajak untuk berkomitmen bergerak dalam satu tarikan nafas dengan rakyat.

Sebagai langkah memperkuat konsolidasi SDM dan organisasi, DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta beserta anggota Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kota Yogyakarta telah melakukan kunjungan ke DPC PDI Perjuangan Solo untuk saling belajar dan berdialog.

“Struktur partai dan jajaran pengurus berkomitmen konsolidasikan partai, berjuang dan bergerak satu tarikan nafas dengan rakyat. PDI Perjuangan Kota Yogyakarta kita dorong selalu berkomitmen mempraktekkan Pancasila dalam kebijakan publik untuk wujudkan kesejahteraan rakyat,” kata Eko Suwanto. [CHA]