impinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir

Koran Sulindo – Muhammadiyah menyambut baik  ‘Bogor Message’ yang dihasilkan High Level Consultation of World Muslim Scholars on Wasatiyah (HLC-WMS).

Menurut Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir pesan penuh makna penting nilai Islam Wassatiyah atau Islam Tengahan yang mengusung misi damai, toleran, ramah, dan rahmatan lil-‘alamin.

“Tujuh pesan luhur berwatak tengahan itu ialah tawasuth, iktidal, tasamuh, syura, islah, qudwah, dan muwatonah,” kata Haedar dalam keterangannya, Sabtu (5/5).

Menurut Haedar ‘Bogor Message’ mengusung optimisme dan harapan bagi keberadaan Islam dan umatnya untuk mewujudkan tatanan kehidupan antarumat beragama, antarwarga, antarbangsa, dan antarsesama umat manusia semesta.

“Melalui forum internasional itu terbuka peluang Islam Wassatiyah untuk terus menyuarakan dan mewujudkan Islam moderat secara nyata dan luas, baik dalam konteks lokal dan nasional maupun di kancah global,” kata Haedar.

Forum dunia yang dihadiri secara luas oleh para ulama, cendekiawan, dan tokoh Islam sedunia itu membahas berbagai isu termasuk pemikiran Islam Wassatiyah yang sering juga disebut Islam moderat.

Termasuk dibahas dalam forum itu konsep hingga implementasi yang melibatkan banyak pihak dari dalam maupun luar negeri

Haedar menambahkan, sebagai pemimpin forum dunia itu Din Syamsuddin dianggap sukses menyampaikan Islam Tengahan pada acara tersebut.

“Kehadirannya tampak sekali menonjol. Prof Din diterima banyak kalangan dan golongan sebagai sosok inisiator dan mediator yang menyuarakan pesan agama berkarakter tengahan untuk semua,” kata Haedar.

Ia menambahkan melalui forum internasional itu terbuka peluang Islam Wasathiyah menyuarakan dan mewujudkan Islam moderat secara nyata dan luas, baik dalam konteks lokal dan nasional maupun di kancah global.

Pendekatan moderat diperlukan di tengah makin parahnya kemiskinan, buta huruf, ketidakadilan, diskriminasi, dan kekerasan.

Para pemikir bersepakat Islam Wasathiyyah bisa menjadi solusi atas pelbagai persoalan yang sedang terjadi di dunia dan utamanya di kawasan Timur Tengah.

‘Bogor Message’ berisi tujuh konsep yakni, pertama tawassut, yakni posisi di jalur tengah dan lurus. Kedua, i’tidal, yakni berperilaku proporsional dan adil dengan tanggung jawab.

Ketiga adalah tasamuh, mengakui dan menghormati perbedaan dalam semua aspek kehidupan. Keempat, syura, bersandar pada konsultasi dan menyelesaikan masalah melalui musyawarah untuk mencapai konsensus.

Kelima, islah, keterlibatan dalam tindakan yang reformatif dan konstruktif untuk kebaikan bersama. Keenam, qudwah, merintis inisiatif mulia dan memimpin untuk kesejahteraan manusia.

Nilai terakhir yaitu muwatonah, mengakui negara bangsa dan menghormati kewarganegaraan.(TGU)