Menteri Puspayoga Janji Dukung Penuh Kompetisi Wirausaha Muda Mandiri

Menteri Puspayoga Janji Dukung Penuh Kompetisi Wirausaha Muda Mandiri

Finalis Kompetisi Wirausaha Muda Mandiri 2015

Sulindomedia – Menteri Koperasi dan UMKM Puspayoga mengungkapkan, jumlah wirausaha di Indonesia masih sangat sedikit, kalah jauh dibanding dengan Singapura yang sudah mencapai 7% dari jumlaah penduduk. “Indonesia perlu mencetak lebih banyak wirausaha-wirausaha yang mandiri, khususnya di bidnag sosial, karena saat ini level wirausaha baru mencapai 1,65 persen dari total 250 juta penduduk,” ujar Puspayoga saat memberi sambutan dalam acara “Kompetisi Wirausaha Muda Mandiri 2015” yang diadakan Bank Mandiri di Graha Sabha Pramana Universitas Gadjah Mada, Yogya, Selasa kemarin (8/3/2016).

Puspayoga juga berjanji, kementerian yang dipimpin akan mendukung penuh program “Kompetisi Wirausaha Muda Mandiri (WMM)” yang diadakan Bank Mandiri. Dirinya berharap Bank Mandiri terus mencetak wirausaha-wirausaha yang punya visi social entrepreneur yang mampu menyelesaikan permasalahan sosial dengan cara bisnis berbasis teknologi informatika..

“Program ini bisa membantu meningkatkan kesejahteraan dan dibutuhkan untuk mencapai target penurunan gini ratio menjadi 0,36 persen pada tahun ini,” tutur Puspayoga.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Mandiri Budi G Sadikin menuturkan, program WMM memang ditujukan untuk menciptakan komunitas-komunitas wirausaha muda yang akan memperkaya ekosistem kewirausahaan yang ada di Tanah Air. “Dengan begitu dapat secara optimal mendukung pertumbuhan ekonomi dan penguatan daya saing nasional,” ujar Budi.

Budi berharap WMM akan menginspirasi pemangku kepentingan lain untuk terus memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui aktivitas-aktivitas yang disesuaikan dengan karakter setiap pemangku kepentingan. Budi kemudian mengutip hasil laporan Mandiri Institute bahwa ada empat aspek yang harus menjadi perhatian para pemangku kepentingan dalam memperkuat ekosistem kewirasuhaan, yakni kebijakan dan regulasi pemerintah, program-program khusus pemerintah, pengembangan dan penelitian (Litbang) serta pembiayaan.

Menjawab ajakan Menteri Koperasi, Budi menegaskan, Bank Mandiri akan terus mengembangkan program WMM, misalnya melalui pelaksanaan penganugerahan pemenang WMM nasional di wilayah-wilayah agar program ini dapat semakin bermanfaat bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

Dalam acara WMM 2015 ini ada 24 pemenang dari hasil seleksi 90 finalis dalam lima kategori. Kelima kategori itu adalah bidang usaha boga, bidang usaha industri, jasa dan perdagangan, bidang usaha kreatif, bidang usaha sosial, dan bidang  usaha teknologi.

Para pemenang memperoleh penghargaan WMM yang diserahkan oleh Menteri Koperasi bersama Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Dirut Bank Mandiri Budi G Sadikin. Selain itu pemenang juga menerima uang pembinaan senilai Rp 50 juta untuk masing-masing juara 1 dan Rp 40 juta untuk setiap juara 2, serta Rp 160 juta untuk juara best of the best dan juara favorit. Di samping uang pembinaan, para pemenang juga akan memperoleh bantuan pengembangan bisnis serta pendampingan dalam pengelolaan keuangan dan pemasaran.

Selain ke-24 pemenang,  WMM 2015 juga menghimpun 6.572 calon wirausaha yang tercatat mengikuti proses penyisihan ajang tahunan ini. [YUK/PUR]