Kemen ESDM Bangun Bank Data Migas

Kemen ESDM Bangun Bank Data Migas

Ilustrasi/ckb.co.id

Koran Sulindo – Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian ESDM menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Pentingnya Penerapan Quantity Assurance (QA) dalam Pengelolaan National Data Repository (NDR). Pelaksanaan FGD ini berkaitan dengan sedang dibangunnya Bank Data Minyak dan Gas (National Data Repository/NDR) yang berisi data-data sektor ESDM yang terintegrasi.

Pembangunan NDR merupakan upaya Kementerian ESDM untuk menghasilkan satu data sektor ESDM.

“Pembangunan NDR yang dilakukan Pusdatin ESDM saat ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah untuk memberikan kemudahan kepada pemangku kepentingan dan Badan Usaha (BU) yang ingin mendapatkan informasi sektor ESDM,” kata Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian ESDM Agus Cahyono Adi, di Jakarta, Selasa (16/7/2019), melalui rilis media.

Pembangunan NDR ini bagian dari perwujudan Kementerian ESDM untuk menghasilkan satu data sektor ESDM.

Kemen ESDM bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai Sekretariat Nasional Pelaksana Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK).

National Data Repository sektor ESDM menyediakan data migas secara baik, valid dan akuntabel sehingga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pengambilan keputusan dalam rangka peningkatan eksplorasi percepatan produksi.

Dalam acara Itech Awards di Jakarta, Rabu (27/3/2019) lalu, Agus mengatakan Kementerian ESDM juga akan mengembangkan National Data Repository Migas (NDRM) untuk mengetahui cadangan migas di suatu wilayah. Selain itu akan dikembangkan pula Satu Data ESDM, termasuk ESDM One Map.

“Bagaimana membuat pelaporan bisa langsung masuk, sehingga bisa dilihat secara real time bagaimana perkembangan struktur usaha di Migas, Minerba, dan sektor lainnya yang sedang dikembangkan. Kita sedang membangun aplikasi Satu Data ESDM, termasuk ESDM One Map yang dikembangkan agar kita tahu bagaimana potensi sektor ESDM di setiap wilayah,” kata Agus. [Didit Sidarta]