Koran Sulindo — Kebakaran hebat melanda pabrik mebel di Cakung, Jakarta Timur pada Minggu (9/8) siang. Api baru benar-benar padam, Senin (10/8) pagi setelah petugas damkar bekerja selama 18 jam.

“Proses pemadaman kebakaran yang terjadi kemarin siang sekitar pukul 12.06 WIB membutuhkan waktu hingga 18 jam,” kata Kasi Operasional Damkar Jakarta Timur Gatot Sulaeman.

Hingga pukul 05.35 WIB pagi tadi, personel damkar masih melakukan pendinginan dengan mengerahkan 24 unit mobil pompa berikut pendukung untuk memadamkan kebakaran pabrik mebel di Jalan Raya Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur tersebut.

Pemadaman api yang cukup panjang itu, karena petugas harus mengurai tumpukan kayu sehingga api yang berada di bawahnya dapat benar-benar padam.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, api berasal dari tumpukan kayu untuk bahan pembuatan meja dan sempat terdengar beberapa kali suara ledakan.

Pemadaman api melibatkan total 30 unit armada pompa gabungan. Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Timur mengerahkan 24 unit armada, Damkar Kota Bekasi empat armada dan Suku Dinas Damkar Jakarta Utara dua unit.

Total keseluruhan personel damkar yang dilibatkan sebanyak 150 orang untuk memadamkan api yang membakar pabrik milik PT Wintrad Jaya seluas satu hektare tersebut.

Akibatnya, sebanyak 1.200 karyawan pabrik mebel PT Wintrad Jaya, Cakung, Jakarta Timur tersebut terdampak kebakaran yang menghanguskan tempat mereka bekerja.

“Jumlah jiwa yang terdampak sebanyak 1.200 jiwa, seluruhnya karyawan,” kata Kasi Operasional Damkar Jakarta Timur Gatot Sulaeman.

Saat ini, lanjut dia, seluruh karyawan tersebut tidak bisa bekerja akibat pabrik yang berdomisili di atas lahan satu hektare di Jalan Penggilingan Raya, Cakung, seluruhnya terbakar.

PT Wintrad Jaya yang beralamat di Jalan Raya Penggilingan RT 007/RW 01, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, adalah perusahaan yang bergerak pada bidang ekspor mebel.

Kobaran api baru dapat dipadamkan serta didinginkan setelah petugas damkar bekerja selama 18 jam. “Korban (jiwa) nihil,” kata Gatot. [WIS]