LPSK
Ilustrasi/setkab.go.id

Koran Sulindo – Pasca sejumlah karyawan terkonfirmasi positif virus corona atau Covid-19, kantor Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban yang terletak kawasan Ciracas, Jakarta Timur, ditutup selama lima hari kerja, terhitung 7-11 September 2020.

Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo menyebutkan, selama aktivitas perkantoran ditutup, pihaknya akan melakukan sterilisasi di seluruh area perkantoran guna mengantisipasi dan memutus penyebaran Covid-19 di antara pegawai.

Adapun para pimpinan dan pegawai LPSK nantinya akan tetap bekerja hanya saja dari rumah masing-masing selama aktivitas perkantoran dihentikan.

Hasto kemudian berharap agar kegiatan bekerja dari rumah yang dilakukan para pimpinan dan pegawai yang dilaksanakan tidak mengganggu program perlindungan saksi dan korban sebagaimana mestinya.

“Kami tetap bekerja meskipun dari rumah sehingga upaya-upaya terkait perlindungan saksi dan korban tetap berjalan,” kata Hasto dalam siaran persnya, Jumat (4/9).

Lebih lanjut, Hasto memastikan bahwa seluruh masyarakat tetap bisa mengajukan permohonan perlindungan kepada LPSK melalui kanal-kanal yang telah disediakan seperti biasanya.

Hasto lebih lanjut menyampaikan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi permohonan perlindungan secara online yang tersedia di Playstore, maupun bisa berkomunikasi langsung dengan tim LPSK melalui nomor aplikasi Whatsapp 085770010048.

Sementara terkait pegawai yang telah terkonfirmasi positif Covid-19, Hasto memberikan penjelasan sebagian besar dari mereka berstatus orang tanpa gejala atau OTG.

“Mereka akan menjalani isolasi mandiri di bawah pengawasan tim kesehatan,” ucap Hasto.

Dengan melakukan isolasi mandiri, kata Hasto, diharapkan mata rantai penyebaran Covid-19 dapat diputus. Sementara bagi siapapun pegawai yang telah dinyatakan positif terinfeksi virus corona akan dilakukan tes usap ulang demi memastikan bahwa mereka telah terbebas dari virus tersebut.

“Terhadap mereka yang positif, beberapa waktu ke depan akan kembali dites swab guna mengetahui kondisi kesehatannya,” ujar Hasto.

Pada Kamis (3/9), seluruh pimpinan dan pegawai menjalani tes swab di halaman kantor LPSK, Jakarta Timur.

Pelaksanaan tes usap tersebut bekerja sama dengan Badan Intelijen Negara. Dari hasil tes usap tersebut, diketahui sejumlah pegawai LPSK terkonfirmasi positif Covid-19. [WIS]