Ilustrasi Dampak Corona
Ilustrasi dampak wabah virus corona terhadap ekonomi/Forbes

Koran Sulindo — Dinas Kesehatan DKI mengumumkan jumlah kenaikan kasus positif paparan virus corona atau Covid-19 sebanyak 198 orang. Sementara pasien sembuh meningkat 191 orang dan korban meninggal bertambah dua orang.

Berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta, untuk kasus positif sebanyak 11.680 orang dan hari sebelumnya 11.482 orang, kemudian untuk pasien sembuh tercatat 6.871 orang pada hari sebelumnya 6.680 orang. Adapun yang meninggal dunia 646 orang dan sebelumnya 644 orang.

Sementara, sebanyak 805 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan pada hari sebelumnya 889 orang serta 3.358 orang melakukan isolasi mandiri di rumah dan sebelumnya 3.269 orang.

“Sedangkan, untuk orang dalam pemantauan berjumlah 27.156 orang yang sebelumnya 27.037 orang) dan pasien dalam pengawasan sebanyak 17.940 orang, sebelumnya 17.843 orang,” kata Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati di Balai Kota Jakarta, Kamis (2/7).

Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga menyatakan sampai dengan 1 Juli 2020 sudah ada 319.437 sampel atau sebelumnya 313.450 sampel, yang telah diperiksa dengan tes polymerase chain reaction untuk mengetahui jejak virus corona di lima wilayah DKI Jakarta.

Untuk tes PCR pada 1 Juli 2020, dilakukan pada 4.072 orang. Sebanyak 3.325 tes dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru, yang awalnya terdeteksi pada hasil reaktif pengujian rapid test dengan hasil 198 positif dan 3.127 negatif.

“Saat ini jejaringnya ada sebanyak 45 (meningkat dari sebelumnya 41) laboratorium pemeriksa COVID-19,” kata Ani.

Pemeriksaan masif secara selektif termasuk dengan tes cepat terus dilakukan di daerah kelurahan terpilih yang dikaji secara epidemologis dan menurut kepadatan penduduk. Sasaran ditujukan kepada warga lansia, warga dengan kasus penyakit tertentu dan juga pada ibu hamil.

“Total sebanyak 240.236 orang (hari sebelumnya 238.796 orang) telah menjalani rapid test, persentase positif Covid-19 sebesar 3,5 persen, dengan rincian 8.355 orang (hari sebelumnya 8.326 orang) dinyatakan reaktif Covid-19 dan 231.881 orang (hari sebelumnya 230.470 orang) dinyatakan non-reaktif,” tutur Ani.

Untuk kasus positif, tambah Ani, ditindaklanjuti dengan uji usap secara PCR dan apabila hasilnya positif dilakukan rujukan ke Wisma Atlet atau RS atau dilakukan isolasi secara mandiri di rumah.

“Kami imbau pula bagi seluruh masyarakat untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan, yaitu menggunakan masker, selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer, dan menjaga jarak antarorang minimal 1,5-2 meter,” ucap Ani. [WIS]