Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto/Foto: CHA Koran Suluh Indonesia

Koran Sulindo – Indonesia merasa bangga dengan perjuangan Greysia Polii dan Apriyani Rahayu berhasil meraih emas Olimpiade Jepang. Dalam suasana haru Sang Dwi Warna akhirnya berkibar di Olimpiade.

“Bergetar mendengarkan lagu kebangsaan berkumandang di Olimpiade. Terima kasih Greysia Polii dan Apriyani Rahayu,” kata Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam keterangannya, Senin (2/8).

Hasto menuturkan, menyimak pertandingan berlangsung alot dan penuh dramatis dalam final ganda putri. Peluh dan kerja keras di final tadi dan selama menuju ke final Greysia Polii dan Apriyani Rahayu dapat memberikan segalanya.

“Ada drama juga. Karena saat pasangan Indonesia melakukan selebrasi, ganda putri Tiongkok justru menchallenge. Bersyukur bola itu memang out atau keluar.  Emas dari Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, merupakan kado ulang tahun Kemerdekaan RI,” urai Hasto.

“Tangis dan haru mereka juga dirasakan masyarakat Indonesia. Ini memang luar biasa. Tidak diunggulkan tapi berhasil meraih emas,” imbuhnya.

Sepanjang sejarah, ganda putri selama ini belum berhasil medali emas di Olimpiade. Greysia dan Apriyani memberi emas. “Luar biasa. Saya tadi sedang mengikuti zoom pelatihan asisten nakes sambil nyuri waktu menonton final,” kata Hasto.

Saat ini masyarakat diimbau mengibarkan bendera untuk peringatan Hari Kemerdekaan. Semakin bermakna medali emas ini. Mari terus kibarkan bendera Merah Putih.

“Semoga bisa memotivasi agar seluruh anak bangsa mengejar prestasi di dunia internasional baik dalam kaitannya dengan olah raga, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, kebudayaaan. Pendeknya kepemimpinan Indonesia harus ditunjukkan dalam seluruh aspek kehidupan,” ucapnya.

“Mereka yang berhasil mengibarkan bendera Merah Putih di dunia internasional layak mendapat penghargaan dari seluruh bangsa termasuk PDIP,” ujar Hasto. [CHA]