Ghost Army adalah unit khusus militer Amerika Serikat yang menggunakan tank palsu, kendaraan inflatable, suara rekaman, komunikasi radio, dan penyamaran untuk menipu pasukan Jerman selama Perang Dunia II.
Dengan sekitar 1.100 personel, unit ini berhasil menciptakan ilusi seolah-olah terdapat pasukan AS dalam jumlah besar di lokasi tertentu.
Bukan hanya tank palsu, Ghost Army menggunakan berbagai teknik military deception untuk membuat intelijen Jerman salah membaca posisi dan kekuatan pasukan Sekutu.
Kisah mereka menjadi salah satu operasi penipuan paling unik dalam sejarah Perang Dunia II.
Apa Itu Ghost Army?
Ghost Army adalah julukan untuk 23rd Headquarters Special Troops, sebuah unit khusus Angkatan Darat AS yang dibentuk untuk menjalankan operasi penipuan militer.
Unit ini secara resmi diaktifkan pada 20 Januari 1944 dan memiliki sekitar 1.100 personel.
Mereka bukan pasukan tempur biasa karena tugas utamanya bukan menyerang musuh, melainkan membuat pihak Jerman percaya pada situasi yang sebenarnya tidak terjadi.
Ghost Army dapat membuat sebuah wilayah terlihat seperti dipenuhi pasukan AS.
Mereka juga dapat berpura-pura menjadi unit militer tertentu untuk mengelabui pengamatan dan intelijen Jerman.
Untuk menjalankan misi tersebut, mereka menggabungkan beberapa metode, mulai dari tank palsu, kendaraan tiruan, suara, radio, hingga penyamaran.
Karena kemampuannya menciptakan keberadaan pasukan yang sebenarnya tidak ada, unit ini kemudian dikenal sebagai Ghost Army atau “pasukan hantu”.
Tank Palsu Ghost Army yang Bisa Dipompa
Salah satu perlengkapan Ghost Army yang paling terkenal adalah tank inflatable, yaitu tank palsu yang dapat dipompa.
Tank tersebut dibuat menggunakan material ringan dan dirancang menyerupai kendaraan tempur AS, termasuk M4 Sherman. Beratnya sekitar 93 pon atau 42 kilogram ketika sudah dipompa.
Sebagai perbandingan, tank Sherman sungguhan memiliki bobot puluhan ton.
Tank inflatable tentu tidak dirancang untuk menipu tentara Jerman yang berdiri beberapa meter di depannya.
Dari jarak dekat, bentuk dan materialnya akan mudah dikenali sebagai benda palsu.
Tujuan sebenarnya adalah menciptakan ilusi dari jarak jauh atau dari udara.
Selain tank, Ghost Army juga menggunakan kendaraan, artileri, pesawat, dan berbagai perlengkapan militer tiruan.
Benda-benda tersebut ditempatkan dengan pola tertentu agar sebuah lokasi terlihat seperti pangkalan atau posisi militer sungguhan.
Dengan demikian, tank palsu hanyalah satu bagian dari strategi Ghost Army.





