Jakarta – Rombongan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) menggelar unjuk rasa di depan gedung Merah Putih KPK. Aksi ini sebagai dukungan kepada mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) yang sedang menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dugaan kasus korupsi kuota haji.
Dalam orasinya mereka meneriakan kata “KPK dzalim, KPK dzalim.
Mereka menggelar orasi dan sesekali melantunkan sholawat. Gus Yaqut sendiri hari ini diperiksa oleh KPK sebagai tersangka.
Ia tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 13.05 WIB didampingi beberapa orang. Diantaranya ada Mellisa Anggraini selaku Penasihat Hukum dari Gus Yaqut.
”Ya saya menghadiri undangan dari penyidik KPK,” Kata Yaqut, Kamis (12/3).
Saat ditanya terkait keterlibatannya dalam dugaan korupsi kuota haji, dan kesiapannya untuk ditahan Ia menjawab singkat.
“Tanya diri mas sendiri,” ucapnya pendek.
Diketahui KPK menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024. Tersangka tersebut yakni mantan Menag, Yaqut Cholil Qoumas dan Ishfah Abidal Aziz (Gus Alex). Meski demikian KPK belum melakukan penahanan terhadap keduanya.
Kasus dugaan korupsi kuota haji bermula usai kunjungan Presiden Ke-7 Joko Widodo (Jokowi) ke Arab Saudi dimana dalam kunjungannya, Jokowi bertemu dengan Perdana Menteri Arab Saudi saat itu, Pangeran Muhammed bin Salman (MBS).
Dari pertemuan tersebut, Jokowi mendapatkan tambahan kuota haji sebanyak 20.000 kuota.
Pembagian kuota tersebut sejatinya dibagi sebanyak 8% untuk kuota haji khusus dan 92% untuk kuota haji reguler.
Dalam pembagian kuota tersebut seharusnya 18.400 kuota digunakan untuk haji reguler dan 1600 kuota digunakan untuk haji khusus, namun dalam penerapannya 10.000 digunakan untuk haji khusus dan 10.000 untuk haji reguler.
Selain biro haji dan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) KPK juga telah memeriksa beberapa saksi dalam kasus ini. Pada Jum’at 23/1/2026 KPK juga sempat memanggil mantan Menpora Dito Ariotedjo untuk diperiksa. [IQT]