Arus Balik Satu Arah Mulai Berlaku 7 Juni 2019

Arus Balik Satu Arah Mulai Berlaku 7 Juni 2019

Koran Sulindo – Korps Lalulintas (Korlantas) Polri melakukan rapat bersama dengan para stakeholder terkait penanganan arus balik mudik lebaran, Senin (3/5).

Dari hasil koordinasi, sistem satu arah atau one way akan diberlakukan pada tanggal 7 sampai 10 Juni 2019, dimulai pukul 12.00 WIB hingga 24.00 WIB.

“Dari KM 414 GT (Gerbang Tol) Kalikangkung sampai dengan km 70 Cikampek Utama,” kata Kepala Korlantas Polri, Irjen Refdi Andri.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan rekayasa lalulintas yakni contraflow mulai dari km 70 sampai dengan km 65 atau sesuai dinamika lapangan dengan pertimbangan diskresi kepolisian.

Dirinya meminta agar para pemudik yang kembali pada saat one way diberlakukannya untuk memperhatikan kondisi fisik dan kesehatan kendaraan.

Tak lupa dia juga mengingatkan agar melakukan pengisian bensin hingga penuh serta saldo e-toll.

“Agar mudik hepi dan balik bahagia , lancar selamat sampai tujuan, serta dapat kembali bekerja dgn baik sebagaimana waktu yang direncanakan,” ucapnya.

Selain itu ada beberapa poin penting lainnya dari hasil rapat bersama dengan Dirjen Hubdar, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan Pengelola rest area di antaranya adalah;

Pemasangan rambu-rambu akses rest area harus sudah terpasang sebelum pelaksanaan one way arus balik yakni tanggal 7 juni 2019.

Penambahan mobile toilet termasuk kanopi (pelindung) untuk antrian toilet harus dipenuhi sebelum tanggal 7 juni 2019

‎Untuk mengantisipasi mobil mogok di jalan tol, diminta kepada Badan Usaha Jalan Tol untuk menambah mobil layanan jalan tol (mobil patroli) dan menempatkan mobil derek serta menempatkan bengkel APM (Agent Pemegang Merk) di rest area type A sebelum tanggal 7 Juni 2019.

Menempatkan informasi call center bantuan emergency yang  dapat dihubungi setiap saat dan ditempatkan di bawah rambu-rambu  serta tempat strategis. (CALL CENTRE JASAMARGA: 14080 ; Call Centre LMS : 0260 – 7600600).

‎Di Gerbang tol Palimanan yang merupakan gerbang tol pembayaran cluster 2 dan tapping cluster 1, sehingga perlu adanya penambahan mobile reader dari 28 unit menjadi 38 unit dan EDC dari 2 menjadi 12 di Gerbang Tol Palimanan.[YMA/TGU]