osborne 1, sumber: pricebook

Sejarah laptop dimulai pada tahun 1981 dengan munculnya komputer portabel pertama yang dikenal sebagai “Osborne 1.” Pada masa sebelumnya, komputer umumnya berukuran besar dan berat, serta hanya cocok digunakan di tempat tertentu seperti kantor atau laboratorium.

Osborne 1, ciptaan Adam Osborne dari Osborne Computer Corporation, adalah langkah pertama menuju mobilitas dalam dunia komputasi. Meskipun memiliki layar CRT lima inci, prosesor Zilog Z80, dan RAM 64 KB, serta berat sekitar 11 kilogram, Osborne 1 dianggap sebagai “portabel” pada masanya karena bisa dilipat seperti koper.

Keberhasilan Osborne 1 membuka jalan bagi perkembangan lebih lanjut dalam komputer portabel. Pada tahun 1982, Epson meluncurkan Epson HX-20, komputer portabel pertama dengan layar LCD yang lebih ringkas dan beratnya hanya sekitar 1,6 kilogram.

Selanjutnya, tahun 1986 menyaksikan peluncuran IBM PC Convertible, komputer portabel pertama yang menggunakan sistem operasi MS-DOS. Hal ini menandai awal dari era komputer portabel yang lebih canggih dan fungsional.

Penggunaan istilah “laptop” mulai menjadi umum pada awal 1990-an, menandai peralihan ke masa di mana teknologi semakin berkembang dengan pesat. Laptop menjadi lebih ringkas, kuat, dan efisien, dengan kemampuan seperti layar LCD yang lebih baik, baterai yang lebih tahan lama, dan prosesor yang lebih cepat.

Pada pertengahan hingga akhir 1990-an, laptop semakin populer karena semakin terjangkau dan fungsional. Mereka menjadi alat yang penting bagi pekerja, pelajar, dan pengguna umum karena kemampuannya untuk digunakan di mana saja.

Sejak itu, laptop terus mengalami perkembangan pesat. Desainnya semakin ramping dan ringan, sementara kinerja dan daya tahan baterainya terus meningkat. Saat ini, laptop tidak hanya digunakan untuk bekerja, tetapi juga untuk hiburan, komunikasi, dan berbagai aspek kehidupan modern.

Dari Osborne 1 hingga laptop modern yang canggih, perjalanan teknologi ini mengilustrasikan bagaimana komputasi telah mengubah cara kita hidup dan bekerja. Dengan terus berinovasi dan beradaptasi, laptop akan terus menjadi mitra yang tak tergantikan dalam menghadapi tantangan masa depan. [UN]