Sejumlah kendaraan operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang akan disalurkan kepada desa-desa di Kabupaten Kuningan. (Foto: Sulindo/Ulfa Nurfauziah)

KUNINGAN, koransulindo.com — Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang digagas pemerintah pusat mulai menunjukkan realisasi di berbagai daerah. Di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, sejumlah desa yang telah menuntaskan pembangunan sarana dan prasarana koperasi mulai menerima bantuan kendaraan operasional dan perlengkapan penunjang untuk mendukung aktivitas koperasi desa.

Salah satu desa penerima bantuan tersebut adalah Desa Cipicung, Kecamatan Cipicung, Kabupaten Kuningan. Desa ini telah menerima dua unit sepeda motor operasional yang akan digunakan untuk menunjang kegiatan Koperasi Desa Merah Putih di wilayah tersebut.

Kasi Pemerintahan Desa Cipicung, Saeful Anwar (45), menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas bantuan yang diberikan pemerintah. Menurutnya, kehadiran kendaraan operasional tersebut akan sangat membantu mobilitas pengurus koperasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan menjalankan berbagai aktivitas usaha koperasi.

“Kami merasa sangat senang dan bersyukur sekali karena akhirnya mendapatkan perhatian dan bantuan kendaraan operasional untuk KDMP ini. Saya mewakili perangkat desa dan masyarakat Desa Cipicung ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Prabowo Subianto. Ini adalah bentuk perhatian besar dari negara yang kami rasakan langsung, tentu tujuannya untuk mempercepat pembangunan desa dan memajukan ekonomi warga,” ujar Saeful usai menerima bantuan tersebut, Rabu (3/6/2026).

Meski demikian, Saeful menjelaskan bahwa hingga saat ini Desa Cipicung baru menerima dua unit kendaraan roda dua. Sementara bantuan kendaraan roda empat berupa truk maupun mobil pikap masih menunggu proses penyaluran berikutnya.

“Kami baru menerima dua unit motor. Kendaraan roda empatnya belum ada dan masih menunggu proses selanjutnya. Namun bantuan ini sudah sangat membantu. Kami pastikan kendaraan ini akan dipelihara dengan baik dan digunakan sebaik mungkin untuk pelayanan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0615/Kuningan Letkol Arh Hafda Prima Agung melalui Pasi Ter Kodim 0615/Kuningan, Kapten Inf Nandang Hendarsyah, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan operasional KDMP dilakukan secara bertahap dengan prioritas desa yang telah menyelesaikan pembangunan fisik koperasi hingga 100 persen.

Menurut Nandang, hingga awal Juni 2026 pihaknya telah menyalurkan 100 unit sepeda motor operasional kepada 50 desa di Kabupaten Kuningan. Setiap desa memperoleh dua unit motor yang diperuntukkan bagi kegiatan operasional koperasi.

Selain kendaraan roda dua, pemerintah juga menyalurkan berbagai perlengkapan penunjang untuk mendukung kenyamanan dan efektivitas operasional koperasi. Setiap lokasi KDMP menerima lima unit pendingin ruangan (AC), yang terdiri atas tiga unit berkapasitas 2 PK dan dua unit berkapasitas 1 PK.

“Untuk kendaraan roda dua, kami sudah salurkan 100 unit untuk 50 desa, masing-masing desa mendapatkan dua unit motor. Selain itu, setiap desa juga memperoleh lima unit AC, terdiri dari tiga unit 2 PK dan dua unit 1 PK. Semua ini diberikan untuk menunjang kenyamanan dan kelancaran operasional koperasi,” ujar Nandang.

Ia menambahkan, distribusi kendaraan roda empat juga terus berjalan. Hingga saat ini telah disalurkan sebanyak 27 unit mobil truk dan 30 unit mobil pikap kepada desa-desa yang telah memenuhi persyaratan pembangunan KDMP.

Nandang menegaskan bahwa bantuan kendaraan maupun perlengkapan hanya dapat diserahkan kepada desa yang pembangunan fisik koperasinya telah selesai sepenuhnya. Oleh karena itu, desa yang belum menerima bantuan diminta untuk menyelesaikan pembangunan sarana dan prasarana koperasi terlebih dahulu.

“Persyaratan utamanya adalah pembangunan KDMP di desa tersebut harus selesai 100 persen. Setelah itu kendaraan dan perlengkapannya baru dapat diserahkan. Bagi desa yang belum menerima bantuan, kami harap bersabar dan terus mempercepat penyelesaian pembangunan. Kami pastikan seluruh bantuan akan disalurkan sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku agar program ini berjalan tertib dan tepat sasaran,” jelasnya.

Program KDMP merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa. Melalui dukungan sarana operasional dan infrastruktur yang memadai, koperasi diharapkan mampu berfungsi sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat, memperluas akses layanan usaha, serta mendorong peningkatan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.

Dengan mulai tersalurkannya bantuan kendaraan dan perlengkapan operasional di berbagai desa, pemerintah berharap Koperasi Desa Merah Putih dapat berkembang menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang mandiri, produktif, dan berdaya saing, sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke tingkat pedesaan. [UN]