Setiap tanggal 5 Juli, Venezuela memperingati Hari Kemerdekaan sebagai momen bersejarah yang menandai lahirnya negara tersebut sebagai bangsa merdeka setelah melepaskan diri dari kekuasaan Spanyol pada tahun 1811. Peringatan ini menjadi simbol perjuangan rakyat Venezuela dalam menentukan nasib sendiri sekaligus tonggak berdirinya republik pertama di kawasan Amerika Selatan.
Melansir National Today, Hari Kemerdekaan Venezuela merujuk pada peristiwa 5 Juli 1811 ketika para delegasi dalam Kongres Konstituante Nasional Pertama sepakat memproklamasikan kemerdekaan Venezuela. Keputusan tersebut dihasilkan setelah pembahasan intensif yang berlangsung selama dua hari, sejak 3 Juli 1811, dan kemudian disahkan oleh Presiden Kongres, Juan Antonio Rodríguez.
Pada hari yang sama, Cristóbal Mendoza dan Juan Germán Roscio menyerahkan naskah Deklarasi Kemerdekaan kepada Kongres. Dokumen bersejarah itu ditandatangani oleh para wakil dari tujuh dari sepuluh provinsi yang berada di bawah Kapten Jenderal Venezuela, yaitu Caracas, Cumaná, Barinas, Margarita, Barcelona, Mérida, dan Trujillo.
Dalam deklarasi tersebut, para delegasi mengemukakan tiga alasan utama mengapa Venezuela harus menjadi negara merdeka. Pertama, mereka menilai tidak pantas apabila sebuah negara kecil di Eropa menguasai wilayah Amerika yang sangat luas.
Kedua, mereka beranggapan bahwa wilayah Amerika Spanyol berhak mengatur pemerintahannya sendiri setelah Raja Charles IV dan Ferdinand VII turun takhta. Ketiga, situasi politik yang tidak stabil di Spanyol mendorong rakyat Venezuela untuk membentuk pemerintahan sendiri.
Deklarasi itu sekaligus menetapkan berdirinya negara baru bernama Konfederasi Amerika Venezuela, sebuah republik yang terdiri atas tujuh provinsi penandatangan deklarasi. Dokumen tersebut kemudian disahkan oleh Kongres pada 7 Juli 1811, memperoleh kekuatan hukum melalui dekret pada 8 Juli 1811, dan pertama kali dibacakan kepada masyarakat di Caracas pada 14 Juli 1811.
Di balik sejarah perjuangannya, Venezuela juga dikenal sebagai negara yang memiliki kekayaan alam, budaya, dan sejarah yang luar biasa. Terletak di ujung utara Amerika Selatan, negara ini menawarkan beragam keunikan yang menjadikannya salah satu negara paling menarik di kawasan tersebut. Berikut enam fakta uniknya yang dikutip dari Antara:
1. Jejak Sejarah Venezuela Berawal Sejak 10.000 Tahun Lalu
Jauh sebelum menjadi negara modern, wilayah Venezuela telah dihuni manusia sekitar 10.000 tahun yang lalu. Bukti keberadaan masyarakat awal ditemukan melalui berbagai kelompok suku asli seperti Carib, Arawak, dan Chibcha.
Wilayah ini kemudian dikenal bangsa Eropa setelah Christopher Columbus tiba pada 1498. Setelah berabad-abad berada di bawah kekuasaan Spanyol, Venezuela berhasil meraih kemerdekaan. Runtuhnya Republik Gran Colombia pada 1830 kemudian mengukuhkan Venezuela sebagai negara berdaulat.
2. Nama Venezuela Berarti “Venesia Kecil”
Nama Venezuela berasal dari kata dalam bahasa Italia, Veneziola, yang berarti “Venesia kecil”. Nama tersebut diberikan oleh penjelajah Amerigo Vespucci pada 1499 setelah melihat rumah-rumah panggung di sekitar Danau Maracaibo.
Pemandangan tersebut mengingatkannya pada Kota Venesia di Italia sehingga wilayah itu kemudian dikenal dengan nama Venezuela.
3. Negara Megadiverse dengan Cadangan Minyak Terbesar Dunia
Secara geografis, Venezuela berbatasan dengan Brasil, Guyana, dan Kolombia. Negara ini termasuk salah satu dari 17 negara megadiverse di dunia karena memiliki tingkat keanekaragaman hayati yang sangat tinggi.
Sekitar 57 persen wilayahnya merupakan kawasan lindung. Selain itu, Venezuela memiliki cadangan minyak terbesar di dunia serta sumber daya gas alam yang melimpah. Kekayaan energi tersebut membuat harga bahan bakar di negara ini dikenal sangat murah.
Bentang alam Venezuela juga terkenal berkat Danau Maracaibo dan Gunung Roraima yang disebut menjadi inspirasi novel The Lost World.
4. Rumah Air Terjun Tertinggi di Dunia dan Fenomena Petir Abadi
Venezuela memiliki Taman Nasional Canaima yang menjadi rumah bagi Air Terjun Angel. Dengan ketinggian mencapai 979 meter, Angel Falls merupakan air terjun tertinggi di dunia.
Negara ini juga memiliki fenomena alam langka berupa badai petir Catatumbo. Fenomena tersebut terjadi hampir sepanjang tahun di pertemuan Sungai Catatumbo dan Danau Maracaibo sehingga menjadikan kawasan tersebut sebagai salah satu lokasi dengan aktivitas petir tertinggi di dunia.
Dari sisi satwa liar, Venezuela menjadi habitat kapibara, hewan pengerat terbesar di dunia. Sungai Orinoco juga dihuni lumba-lumba air tawar berwarna merah muda yang menjadi salah satu ikon fauna negara tersebut.
Selain itu, Venezuela terkenal dengan tradisi pengolahan biji kakao yang diwariskan turun-temurun dan menghasilkan cokelat berkualitas tinggi yang dikenal di berbagai negara.
5. Negara Pecinta Bisbol dan Langganan Juara Kontes Kecantikan
Venezuela memiliki beragam destinasi alam, mulai dari Pegunungan Andes hingga pantai-pantai di Laut Karibia. Namun, akses wisata ke negara tersebut saat ini masih cukup terbatas akibat isu keamanan.
Di bidang budaya populer, bisbol menjadi olahraga yang paling digemari masyarakat. Venezuela juga dikenal sebagai salah satu negara dengan prestasi terbaik dalam ajang Miss Universe dan Miss World.
Salah satu tradisi unik yang masih dijalankan adalah kebiasaan anak-anak di Caracas pergi ke gereja menggunakan sepatu roda saat perayaan Natal.
6. Menara David dan El Helicoide, Dua Bangunan Ikonik Venezuela
Ibu kota Caracas memiliki dua bangunan yang sangat terkenal karena sejarah dan fungsinya yang tidak biasa.
Menara David pernah menjadi permukiman vertikal informal terbesar di dunia setelah proyek pembangunannya terbengkalai dan dihuni ribuan orang.
Sementara itu, El Helicoide merupakan bangunan futuristik yang dirancang pada era 1950-an sebagai pusat perbelanjaan. Namun, bangunan tersebut kini berfungsi sebagai kantor kepolisian sekaligus penjara.
[UN]




