Kuningan – Musim kemarau masih berlangsung di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut turut berdampak pada ketersediaan air bersih, terutama di daerah yang mengalami kekeringan.
Di Kabupaten Kuningan, persoalan kekurangan air bersih mendorong penyaluran bantuan air kepada masyarakat terdampak. Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung (Cimancis) telah menyalurkan 100.000 liter air bersih ke sejumlah desa.
Bantuan tersebut disalurkan secara bertahap menggunakan 20 tangki ke sejumlah wilayah yang mengalami kekurangan air bersih. Distribusi kembali dilakukan pada Selasa (22/9/2026) ke Desa Sukarasa dan Desa Sakerta Timur, Kecamatan Darma.
Masing-masing desa menerima 5.000 liter air bersih. Di Desa Sukarasa, bantuan disalurkan ke Dusun Wawarung, sedangkan di Desa Sakerta Timur distribusi dilakukan untuk warga di RT 04, 05, dan 06.
Petugas Operasi Bendungan Darma yang bertugas di bawah Unit Pengelolaan Bendungan (UPB) Darma, Asep Sopandi, mengatakan distribusi air di lapangan menghadapi kendala karena beberapa desa tidak tersedianya tempat penampungan.
“Dari desa ini kendalanya tidak ada penampungan seperti toren dan sejenisnya, jadi kita distribusikan ke rumah warga langsung yang membutuhkan,” ungkap Asep kepada Suluh Indonesia di Dusun Wawarung, Selasa (22/9/2026).
Karena tidak tersedia tempat penampungan, air bantuan kemudian didistribusikan langsung ke rumah warga yang membutuhkan.
Selain Desa Sukarasa dan Sakerta Timur, distribusi air bersih BBWS Cimancis juga menyasar Desa Cihaur di Kecamatan Ciawigebang dan Desa Cihanjaro di Kecamatan Karangkancana.
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan ketika kekurangan air bersih masih terjadi di sejumlah wilayah Kuningan.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan per 16 September 2026, sebanyak 2.922 jiwa dari 1.161 (KK) terdampak bencana kekurangan air bersih.
Dampak tersebut tercatat di tiga kecamatan, yakni Cimahi, Karangkancana, dan Ciawigebang. Wilayah terdampak meliputi Desa Gunungsari, Desa Cihanjaro, dan Desa Cihaur.
Untuk penanganan, BPBD Kabupaten Kuningan telah mendistribusikan air bersih sebanyak 5.000 liter dalam lima kali penyaluran pada 28 Agustus hingga 15 September 2026.
Total air bersih yang telah disalurkan BPBD dalam periode tersebut mencapai 25.000 liter. [UN]



