Pada masa Perang Dingin, Amerika Serikat membangun sebuah pangkalan militer di bawah lapisan es Greenland.
Camp Century juga berkaitan dengan Project Iceworm, rencana rahasia Angkatan Darat Amerika Serikat untuk menempatkan ratusan rudal balistik dalam jaringan terowongan di bawah lapisan es Greenland.
Apa Itu Camp Century?
Camp Century adalah pangkalan militer sekaligus fasilitas penelitian Amerika Serikat yang dibangun di bagian barat laut Greenland pada 1959.
Lokasinya berada sekitar 200 kilometer dari tepi lapisan es Greenland dan sekitar 1.890 meter di atas permukaan laut.
Pembangunan fisik Camp Century dimulai pada Juni 1959 dan fasilitas utamanya selesai pada Oktober 1960.
Pangkalan tersebut dibangun di dalam lapisan salju dan firn, yaitu material salju yang telah memadat sebelum berubah menjadi es.
Para insinyur menggunakan metode cut-and-cover. Mereka membuat parit di dalam salju dan firn, memasang struktur baja berbentuk lengkung, kemudian menutupnya kembali dengan salju.
Cara tersebut menghasilkan jaringan terowongan yang menjadi tempat berbagai fasilitas Camp Century.
Fasilitas Camp Century di Bawah Lapisan Es
Camp Century memiliki sekitar 21 terowongan atau trench dengan panjang keseluruhan sekitar 3 kilometer.
Pangkalan ini dapat menampung sekitar 200 orang.
Berbagai fasilitas dibangun untuk mendukung kehidupan dan pekerjaan personel di lingkungan Greenland.
Di dalam kompleks tersebut terdapat barak, ruang makan, fasilitas medis, laboratorium, fasilitas komunikasi, ruang penyimpanan, fasilitas rekreasi, perpustakaan, kapel, dan reaktor nuklir portabel.
Karena memiliki banyak fasilitas dalam jaringan terowongan, Camp Century kemudian dikenal sebagai “City Under the Ice” atau kota di bawah es.
Keberadaannya diketahui publik, karena Angkatan Darat Amerika Serikat menerbitkan laporan mengenai pembangunan dan penelitian di pangkalan tersebut.
Bagian yang dirahasiakan berkaitan dengan tujuan strategis tertentu yang kemudian diketahui sebagai Project Iceworm.
Reaktor Nuklir PM-2A di Camp Century
Camp Century memiliki salah satu fasilitas yang paling menarik dalam sejarah pangkalan tersebut, yaitu PM-2A, reaktor nuklir portabel milik Angkatan Darat Amerika Serikat.
Reaktor itu digunakan untuk menyediakan listrik dan panas bagi fasilitas militer di lingkungan terpencil.
PM-2A menghasilkan listrik pertama pada 3 Oktober 1960.
Reaktor tersebut beroperasi selama sekitar 33 bulan dan menghasilkan sekitar 11,23 juta kilowatt-jam listrik.
Pengoperasiannya juga menghasilkan pengalaman teknis mengenai penggunaan tenaga nuklir di lingkungan Arktik.
PM-2A dihentikan pada 9 Juli 1963, kemudian dibongkar, dan dikeluarkan dari Camp Century.
Komponen-komponennya dipindahkan dari Greenland pada 1964.
Penelitian Ilmiah di Camp Century
Camp Century juga digunakan untuk penelitian mengenai lapisan es Greenland.
Para ilmuwan mempelajari sifat salju dan firn, pergerakan es, kondisi lingkungan, serta persoalan konstruksi di bawah permukaan es.
Salah satu proyek ilmiah terbesar adalah pengeboran inti es, yang dimulai pada 1961 dan dilakukan secara bertahap selama beberapa tahun.
Pada 4 Juli 1966, pengeboran mencapai dasar lapisan es pada kedalaman sekitar 1.387,4 meter.
Inti es yang diperoleh memberikan data mengenai sejarah lapisan es Greenland.
Material dari bagian dasar inti juga mengandung sedimen dan debris yang kemudian menjadi objek penelitian mengenai kondisi lingkungan Greenland pada masa lalu.
Project Iceworm, Rencana Rudal Nuklir di Bawah Es
Hubungan Camp Century dengan militer Perang Dingin menjadi semakin penting pada awal 1960-an ketika Angkatan Darat Amerika Serikat mengembangkan Project Iceworm.
Pada 1962, rencana tersebut diajukan kepada Joint Chiefs of Staff.
Project Iceworm dirancang untuk membangun jaringan terowongan dan rel di bawah lapisan es Greenland.
Rencana tersebut mencakup sekitar 600 rudal balistik yang dapat dipindahkan dari satu lokasi ke lokasi lain melalui jaringan bawah es.
Dokumen perencanaan juga mencantumkan sekitar 2.100 posisi peluncuran yang direncanakan di wilayah sekitar 130.000 kilometer persegi.
Akan tetapi, Project Iceworm tidak pernah direalisasikan.
Mengapa Project Iceworm Dibatalkan?
Pengalaman di Camp Century menunjukkan adanya persoalan besar dalam membangun struktur permanen di dalam lapisan es.
Terowongan Camp Century mengalami deformasi akibat tekanan dan pergerakan es.
Struktur yang dibangun pada awalnya terus berubah bentuk sehingga membutuhkan pemeliharaan.
Dokumen sejarah juga mencatat persoalan politik dan strategis yang berkaitan dengan proyek tersebut.
Project Iceworm akhirnya dibatalkan pada 1963.
Camp Century Tetap Beroperasi Setelah Project Iceworm Dibatalkan
Pembatalan Project Iceworm tidak langsung mengakhiri Camp Century.
PM-2A dihentikan pada Juli 1963, sedangkan operasi Camp Century berakhir pada 1964.
Setelah itu, pangkalan digunakan secara musiman selama beberapa musim panas.
Camp Century akhirnya ditinggalkan secara permanen pada 1967.
Decommissioning dilakukan secara minimal. Pada saat itu, akumulasi salju diperkirakan akan terus menutupi fasilitas dan material yang tersisa di bawah lapisan es.
Limbah yang Ditinggalkan di Camp Century
Ketika Camp Century ditinggalkan, berbagai material tetap berada di lokasi.
Penelitian ilmiah memperkirakan sekitar 9.200 ton material fisik tertinggal di area tersebut, mencakup bagian struktur, peralatan, dan material konstruksi.
Peneliti juga memperkirakan terdapat sekitar 200.000 liter diesel serta material yang mengandung PCB (polychlorinated biphenyls), kelompok bahan kimia industri yang dikenal sulit terurai di lingkungan.
Terdapat pula limbah cair dan limbah radioaktif dari sistem reaktor dan pengoperasian PM-2A. [BP]
Ingin membaca artikel sejarah dan informasi menarik lainnya? Follow channel WhatsApp Koran Suluh Indonesia.
https://whatsapp.com/channel/0029VbByPYj3WHTNpxLmO93I


