7. Life Rune atau Elhaz

Life Rune, yang juga dikenal sebagai Elhaz atau Algiz, merupakan simbol runik lain yang digunakan dalam lingkungan Nazi.

Simbol tersebut berasal dari tradisi runik yang telah ada jauh sebelum Nazi. Dalam pembahasan mengenai tradisi runik awal, nama Elhaz berkaitan dengan istilah yang berhubungan dengan rusa atau elk.

Nazi menggunakan Life Rune dalam sejumlah konteks.

Salah satunya berkaitan dengan Lebensborn, program SS yang berhubungan dengan kebijakan rasial Nazi.

8. Sowilo Rune: Rune Kuno yang Menjadi Dasar Lambang SS

Sowilo merupakan salah satu rune dalam alfabet runik Eropa pra-Romawi.

Rune ini dikaitkan dengan bunyi “s” dan memiliki bentuk yang menyerupai kilatan petir.

Jauh sebelum munculnya Nazi, Sowilo telah menjadi bagian dari tradisi penulisan runik di Eropa.

Pada masa Nazi, bentuk Sowilo kemudian diadaptasi menjadi dasar lambang Schutzstaffel (SS).

Lambang tersebut terdiri atas dua bentuk seperti kilatan petir yang disusun berdampingan.

Dengan demikian, bentuknya kemudian dikenal luas sebagai SS bolts atau simbol petir SS.

Setelah Sowilo diadopsi ke dalam lambang SS, simbol tersebut memperoleh asosiasi yang sangat kuat dengan organisasi Nazi.

9. Wolfsangel dalam Simbol Nazi

Wolfsangel merupakan simbol yang sudah dikenal dalam sejarah Jerman sebelum munculnya Nazi.

Namanya berkaitan dengan wolf hook, benda atau simbol yang dalam tradisi tertentu berhubungan dengan upaya menangkap atau mengusir serigala.

Sebelum era Nazi, Wolfsangel telah muncul dalam berbagai konteks di Jerman, termasuk dalam heraldik dan tanda yang berkaitan dengan sejumlah kota.

Nazi kemudian menggunakan Wolfsangel dalam insignia beberapa unit Waffen-SS.

Salah satu penggunaannya terdapat pada Divisi Panzer SS ke-2 “Das Reich”.

10. Elang Jerman dan Nazi Eagle

Elang telah menjadi simbol kekuasaan dan negara dalam sejarah Jerman jauh sebelum Nazi.

Karena itu, gambar elang secara umum tidak dapat disebut sebagai simbol Nazi.

Yang memiliki hubungan khusus dengan Nazi adalah desain yang dikenal sebagai Nazi Eagle.

Simbol tersebut dikembangkan oleh Partai Nazi pada 1920-an dan kemudian menjadi bagian dari simbol negara Jerman pada masa pemerintahan Nazi.

Desain tersebut menggunakan tradisi heraldik Jerman dan menggabungkannya dengan swastika.

Dalam berbagai representasi, elang digambarkan membawa atau berada di atas swastika.

11. Sonnenrad atau Sunwheel: Simbol Matahari yang Diadopsi Nazi

Sonnenrad, yang dalam bahasa Jerman berarti “roda matahari” (sunwheel), merupakan istilah untuk berbagai simbol berbentuk roda atau pancaran matahari yang telah digunakan dalam beragam kebudayaan jauh sebelum munculnya Nazi.

Bentuk-bentuk sunwheel dapat ditemukan dalam tradisi Eropa, termasuk simbol-simbol Norse dan Celtic.

Karena itu, istilah Sonnenrad tidak secara otomatis merujuk pada simbol Nazi.

Hubungannya dengan Nazi muncul melalui sebuah desain Sonnenrad tertentu yang terdapat di Wewelsburg, sebuah kastel di Jerman yang dikembangkan oleh SS di bawah Heinrich Himmler sejak 1930-an.

12. Bintang Daud sebagai Tanda Identifikasi Orang Yahudi

Bintang Daud memiliki sejarah panjang sebagai simbol yang berkaitan dengan identitas Yahudi.

Pada masa Nazi, simbol tersebut digunakan secara paksa sebagai tanda identifikasi, pengawasan, pengendalian pergerakan, dan deportasi orang Yahudi.

Mulai 1939, otoritas Jerman memberlakukan berbagai bentuk tanda pengenal bagi orang Yahudi di wilayah pendudukan.

Di wilayah Polandia yang diduduki Jerman, orang Yahudi diwajibkan mengenakan ban lengan dengan Bintang Daud.

Pada 1 September 1941, Reinhard Heydrich mengeluarkan ketetapan bahwa orang Yahudi berusia enam tahun ke atas di wilayah Reich harus mengenakan Bintang Daud berwarna kuning dengan tulisan “Jude” atau “Jew” di dalamnya.

Di kamp konsentrasi, tahanan Yahudi ditandai dengan dua segitiga kuning yang membentuk Bintang Daud.

Sistem tersebut merupakan bagian dari klasifikasi tahanan.

Bintang Daud dalam konteks ini bukan simbol yang diciptakan Nazi.

Nazi menggunakan simbol identitas Yahudi tersebut secara paksa sebagai bagian dari kebijakan diskriminasi dan penganiayaan.

Lambang dan simbol yang diapropriasi Nazi memiliki sejarah dan konteks yang berbeda.

Mereka tidak otomatis menjadi simbol Nazi ketika digunakan tanpa atribut, desain, atau konteks yang berkaitan dengan rezim Nazi.

Memahami sejarah dan asal-usulnya akan membantu membedakan simbol kuno yang lebih dahulu ada dari simbol yang kemudian digunakan dalam propaganda dan identitas Nazi.

Follow channel WhatsApp Koran Suluh Indonesia agar kamu mendapatkan artikel sejarah dan informasi terbaru lainnya.
https://whatsapp.com/channel/0029VbByPYj3WHTNpxLmO93I