Vladimir Putin meletakkan bunga di monumen untuk Pembela Arktik Soviet selama Perang Patriotik Raya. (Sumber: Президент России)

Jakarta – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengklaim kesehatan presiden Rusia Vladimir Putin memburuk dan dapat berujung pada kematian. Hal itu ia ungkapkan dalam sebuah wawancara di Paris pada Rabu (26/03/2025).

“Ia akan segera meninggal, itu fakta, dan semuanya akan berakhir,” kata Zelenskyy, dikutip dari StratNews Global.

Zelenskyy juga mengatakan Putin bermaksud untuk “tetap berkuasa sampai kematiannya” dan secara aktif mencari “konfrontasi langsung dengan Barat”.

Namun, ia tidak memberikan alasan khusus untuk meyakini kesehatan pemimpin Rusia berusia 72 tahun itu sedang menurun.

Spekulasi tentang kesehatan Putin yang memburuk telah menyebar selama bertahun-tahun. Rumor tersebut semakin menguat sejak Rusia melancarkan Operasi Militer Khususnya ke Ukraina.

Meskipun demikian, Kremlin telah berulang kali menepis klaim tersebut, menyangkal laporan tentang masalah kesehatan yang serius dan bersikeras tidak ada bukti yang mendukungnya.

Pada bulan Oktober, foto-foto yang memperlihatkan bekas infus di tangan Putin selama pertemuan dengan tentara memicu spekulasi bahwa ia sedang menjalani perawatan kanker.

Namun, penyebab pasti dari tanda-tanda tersebut masih belum diketahui. Selain itu, laporan yang belum diverifikasi menunjukkan bahwa ia mungkin menderita stroke atau penyakit Parkinson.

Mengutip dari National Institute of Neurological Disorders and Stroke, penyakit Parkinson (PD) adalah kelainan gerakan progresif pada sistem saraf.

Penyakit ini menyebabkan sel-sel saraf (neuron) di beberapa bagian otak melemah, rusak, dan mati. Ini mengakibatkan gejala-gejala yang meliputi masalah gerakan, tremor, kekakuan, dan gangguan keseimbangan.

Seiring dengan perkembangan gejala, penderita penyakit Parkinson mungkin mengalami kesulitan berjalan, berbicara, atau menyelesaikan tugas-tugas sederhana lainnya.

Selain gejala-gejala khas yang disebutkan di atas, penderita penyakit Parkinson mungkin mengalami masalah-masalah lain seperti masalah kesehatan mental dan emosional, kesulitan menelan dan mengunyah, perubahan bicara, dan masalah kulit.

Kebanyakan orang menderita penyakit ini di awal hingga pertengahan 60-an, dan keparahannya meningkat secara signifikan seiring bertambahnya usia. Sebagian kecil orang menderita penyakit ini sebelum usia 50 tahun. [BP]