Direktur SPayLater Indonesia, Anggie Ariningsih.
Direktur SPayLater Indonesia, Anggie Ariningsih.

BOGOR – Auditorium FMIPA Institut Pertanian Bogor (IPB) menjadi tempat berlangsungnya acara Financial Literacy On The Way (FLOW) bertema “Spend Wisely, Glow Brightly”, Rabu (24/9/2025). Acara ini menghadirkan Direktur SPayLater Indonesia, Anggie Ariningsih, sebagai narasumber utama.

Dalam sesi bertajuk “Masa Depan Cerah, Dompet Nggak Resah: Strategi Bangun Karier & Atur Keuangan dari Bangku Kuliah”, Anggie menekankan pentingnya mahasiswa membangun kesadaran finansial sejak dini. Ia menegaskan bahwa era digital membuka banyak peluang bagi anak muda untuk berkarya sekaligus menghasilkan pendapatan, bahkan sebelum lulus.

“Di zaman sekarang banyak peluang mencari uang, bisa dari desain, content creator, coding, musik, kuliner, atau hal lain yang kalian suka. Silakan dicoba saja. Ekonomi kreatif di area digital sangat luas, bahkan peluang jadi freelancer juga sudah banyak,” ujar Anggie dalam sesi materi.

Ia juga mengingatkan pentingnya bersikap bijak dalam memanfaatkan fasilitas kredit,  termasuk fasilitas kredit buy now pay later (BNPL). Menurutnya, fasilitas ini sebaiknya diarahkan untuk kebutuhan yang bisa memberi nilai tambah, bukan sekedar memenuhi gaya hidup sesaat karena dapat berisiko menjadi beban finansial di masa mendatang.

“Misalnya ada yang menggunakan SPayLater untuk mencicil handphone. Kalau handphone itu dipakai untuk mendukung usaha atau keperluan edukasi, tentu akan lebih bermanfaat. Namun jika hanya dipakai untuk hiburan semata, risikonya bisa lebih terasa di kemudian hari,” ujarnya.

Anggie menambahkan, prinsip utama dalam mengelola pinjaman adalah memastikan barang yang dibeli secara kredit benar-benar bisa memberikan dampak positif bagi kehidupan pribadi. “Intinya, apapun yang dikredit, usahakan bisa memberikan manfaat jangka panjang. Lebih baik lagi kalau bisa ikut membuka peluang untuk menghasilkan kembali,” tandasnya.

Melalui acara FLOW, mahasiswa IPB diharapkan tidak hanya lebih cerdas dalam mengelola pengeluaran, tetapi juga mampu memanfaatkan peluang di sektor ekonomi digital untuk mendukung masa depan karier mereka. Inisiatif ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen bersama untuk meningkatkan literasi keuangan nasional, sebagaimana didorong OJK, agar generasi muda tumbuh lebih berdaya dan mandiri secara finansial. [Adv] [UN/KS]