PSI: Kemenangan Cak Nanto Hukuman bagi Dahnil Sumanjuntak

PSI: Kemenangan Cak Nanto Hukuman bagi Dahnil Sumanjuntak

Ilustrasi: Pidato iftitah Sunanto usai terpilih menjadi Ketum PP PM/Dokumentasi PWPM DIY

Koran Sulindo – Muktamar XVV PP Muhammadiyah menetapkan Sunanto (Cak Nanto) terpilih menjadi Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah.

Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni yang juga mantan salah satu ketua di PP Muhammadiyah menyampaikan ucapan selamat.

“Sebagai alumni saya ucapkan selamat kepada Cak Nanto semoga amanah,” kata Antoni, di Jakarta, Kamis (29/11/2018).

Menurut dia, kemenangan Cak Nanto ini menjelaskan dua hal. Pertama, kemenangan “kubu kultural” di Muhammadiyah yang selama ini berusaha menjaga agar Muhammadiyah tetap berdiri pada khitah. Yakni sebagai gerakan dakwah yang menjaga jarak yang sama dengan partai politik dan para kandidat yang bertarung di arena politik.

“Pernyataan Cak Nanto setelah terpilih menunjukkan bahwa ia seperti halnya Pak Haedar Nashir, ketua umum PP Muhammadiyah, akan menjaga Muhammadiyah dari intervensi kepentingan politik,” kata Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma’ruf Amin itu.

Kedua, calon yang diusung ketua umum sebelumnya Dahnil Ahzar, yakni Ahmad Fanani, tidak mendapat suara signifikan dalam pemilihan.

“Ini adalah hukuman bagi Dahnil Simanjuntak yang ‘mengendarai’ Pemuda Muhammadiyah secara ugal-ugalan, menyeret-nyeret Pemuda Muhammadiyah ke lingkaran politik praktis untuk kepentingan personal dirinya,” ujar Antoni.

Seperti diketahui, Dahnil Simanjuntak adalah Juru Bicara di Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi. [CHA]