MALANG, Koran Sulindo – Seperti tahun-tahun sebelumnya, perayaan peringatan hari ulang tahun AREMA FC dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, mulai dari bagi-bagi balon dan bunga di kawasan car free day (CFD) jalan Ijen, Kota Malang, Minggu, 10/08/2025 hingga doa bersama untuk korban tragedi Kanjuruhan, Selasa, 12/08/2025.
“Pelaksanaannya sesuai rundown yang sudah kita siapkan,” kata Presidium Aremania Ali Rifki saat ditemui pada Minggu (10/8/2025).
Rangkaian kegiatan peringatan HUT klub berjuluk Singo Edan ini dimulai dari pembagian balon dan bunga di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Ijen, Kota Malang, Minggu (10/8/2025).
“Kita akan adakan kegiatan doa bersama dan tahlil. Nanti acara akan ditutup dengan perayaan simbolis HUT ke-38 Arema,” terang Ali.
Rangkaian kegiatan selanjutnya, pada 11 Agustus 2025 pagi akan dilaksanakan ziarah ke makam pendiri dan para tokoh senior Arema.
Rangkaian perayaan HUT akan ditutup pada 12 Agustus 2025 malam dengan mengadakan kegiatan doa untuk para korban Tragedi Kanjuruhan. Acara ini bertempat di Stadion Kanjuruhan.
“Semoga semua Aremania bisa berpartisipasi dan hadir di semua rangkaian kegiatan ini,” harap Ali Rifki.
Aremania Pasuruan – salah satu basis besar Aremania – yang berbatasan langsung dengan wilayah Malang, dipastikan akan mengambil bagian dalam perayaan HUT Arema FC di Malang seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Untuk wilayah Pasuruan tidak ada perayaan di daerah kami, semua tetap difokuskan pada agenda perayaan di Malang dan Stadion Kanjuruhan” jelas William Roy, salah satu Aremania Pasuruan yang ditemui.
“Rekan-rekan Aremania dari pagi tadi sudah ada yang berangkat menuju Malang dan bergabung bersama Aremania lainnya di kawasan car free day (CFD) jalan Ijen dan lanjut untuk bersama-sama membersihkan patung singa di depan stasiun Malang kota.” terang Iwien, sapaan William.
“Selanjutnya, sesuai agenda dari Presidium Aremania, arek-arek sebagian akan mengikuti doa bersama dan tahlil di stadion Kanjuruhan Kepanjen. Dan besok pagi (Senin, 11 Agustus 2025) kami akan bergabung kembali dengan Aremania lainnya di Malang untuk mengikit acara ziarah ke makam pendiri dan tokoh Arema. Selanjutnya di siangnya menuju stadion Kanjuruhan untuk mengikuti laga perdana Arema FC versus PSBS Biak, jam 3 sore.” lanjut Iwien.
Mobilisasi Aremania dari wilayah Pasuruan tentu menjadi perhatian bagi Kepolisian Resor (Polres) Pasuruan, terutama kesiapan tiap Polsek dalam mengamankan jalur mobilisasi Aremania, baik saat berangkat dan kembalinya dari Malang.
“Yang jelas dari Polsek jalur itu kita sudah sampaikan untuk disiagakan personilnya sepanjang jalur (ke Malang), mulai dari Grmpol, Pandaan, Sukorejo hingga Purwosari.” kata AKP Lubis Ibroril Chosam, Kasat Intelkam Polres Pasuruan.
“Disamping itu, ada juga peleton siaga di Polres (Pasuruan) untuk membantu antisipasi (berbagai kemungkinan).” lanjut Lubis.
“Saya memberikan himbauan kepada nawak-nawak (kawan-kawan) Aremania untuk menjaga ketertiban dan hati-hati sepanjang perjalanan baik dari rumah menuju Malang, hingga nantinya kembali ke rumah masing-masing. Hindarilah gesekan-gesekan dengan suporter lainnya dan tetap saling menghormati!” kata Lubis berharap.
“Di momen hari ulang tahun Arema ini hindari konvoi, jangan ada pesta miras, jangan menyanyikan chant provokatif dan lai-lain. Tetap jaga kondusifitas dan stanilitas keamanan!” tegas Lubis.
Sementara itu, Pemerintah kota Malang pada perayaan HUT Arema kali ini menghimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga pelajar untuk mengenakan atribut Arema FC pada 11 Agustus 2025. Imbauan ini disampaikan untuk menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-38 Arema FC.
“Yang jelas saya sudah menghimbau kepada ASN dan mitra Pemkot Malang untuk mengenakan atribut Arema,” kata Wali Kota Malang Wahyu Hidayat saat ditemui Sulindo di kawasan Car Free Day (CFD), Minggu (10/8/2025).
Wahyu juga menyampaikan, imbauan mengenakan atribut Arema ini juga ditujukan kepada pelajar. Tetapi, imbauan pada pelajar ini tidak bersifat mengikat atau tidak wajib.
“Termasuk pelajar (kami imbau mengenakan atribut Arema), tapi kami tidak mengikat. Kalau saya minta pelajar nanti mereka (yang tidak punya) mencari baju atau atribut. Saya imbau bagi yang punya bisa menggunakan, bagi ASN yang sudah punya bisa digunakan,” tegasnya.
Dengan bertambahnya usia ke-38, Wahyu berharap Arema FC bisa tetap eksis dan meraih juara. Ia juga berharap, Aremania sebagai suporter bisa semakin solid ke depannya.
“Saya sebagai wali kota malang, warga kota malang dan penggemar arema berharap arema tetap berjalan sesuai dengan relnya dan saya harapkan bisa meraih juara supaya bisa memberikan semangat bagia aremania dan aremanianya juga bisa kompak dan solid,” pesannya. [wien]


