Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Andreas Hugo Pareira disambut tarian tradisional Nusa Tenggara Timur.[Cha]

Koran Sulindo – Nusa Tenggara Timur (NTT) secara geopolitik dinilai penting dan strategis bagi PDI Perjuangan. Mengingat di wilayah tersebut berbatasan langsung dengan Australia dan Timor Leste.

“NTT yang berbatasan langsung dengan dua negara merupakan salah satu halaman depan NKRI. Wilayah tsb sangat penting dan strategis, karena itulah PDI Perjuangan akan all out memenangkan pemilihan gubernur di wilayah tersebut,” ujar Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (9/2).

Hasto menuturkan, apa yang sudah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo dengan membangun banyak bendungan dan embung serta tol laut di wilayah yang di masa orde baru terlantar tersebut akan segera mengubah wajah NTT.

“Pak Jokowi secara progresif telah meletakkan perubahan fundamental bagi NTT. PDI Perjuangan mengapresiasi kepemimpinan Pak Jokowi atas implementasi pembangunan dari wilayah pinggiran tersebut,” kata Hasto.

Guna mendorong kemajuan NTT dengan seluruh potensi pertanian dan kelautan, PDI Perjuangan akan terus mendorong kerja sama strategis antara Kupang, Dili dan Darwin.

“Segitiga koneksitas tersebut akan menjadikan NTT sebagai poros pengembangan kerjasama tiga negara bertetangga itu. Hal inilah yang juga menjadi skala prioritas program pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Marianus Sae-Emilia Nomli yang diusung PDI Perjuangan,” paparnya.

Langkah konsolidasi pemenangan pun terus dilakukan oleh DPP Perjuangan yang dipimpin oleh Andreas Hugo Pairera dan Hasto Kristiyanto secara simultan dari tanggal 9 sampai 11 Feb 2018 di NTT. [CHA]