Menelusuri Sejarah dan Fakta Unik Negara Texas

Hari texas dan fakta negara Texas. (Pexels)

Hari Texas diperingati setiap tanggal 1 Februari. Peringatan ini pertama kali muncul dan dirayakan secara daring pada tahun 2017. Pada awal kemunculannya, Hari Texas sempat dianggap tidak memiliki urgensi karena tidak berkaitan langsung dengan peristiwa historis besar di negara bagian tersebut. Namun seiring waktu, tanggal ini dipahami sebagai momen alternatif untuk merayakan identitas, sejarah, dan kebanggaan terhadap Texas.

Texas dikenal dengan julukan Lone Star State, dengan ibu kota Austin. Negara bagian ini menjadi negara bagian ke-28 yang bergabung dengan Amerika Serikat pada 29 Desember 1845. Dengan luas wilayah sekitar 268.596 mil persegi dan populasi lebih dari 28 juta jiwa, Texas merupakan salah satu negara bagian terbesar dan terpadat di Amerika Serikat. Nama “Texas” sendiri berasal dari kata taysha dalam bahasa Caddoan yang berarti “teman” atau “sekutu”.

Selain sejarahnya yang panjang, Texas juga dikenal lewat budaya khasnya, seperti rodeo, BBQ, musik live, cuaca panas, serta produk ikonik seperti Dr Pepper dan hamburger. Hidangan resmi negara bagian ini adalah Chili Con Carne, semur daging berwarna merah yang secara tradisional dibuat tanpa kacang.

Berikut sejumlah fakta unik tentang Texas yang dirangkum dari The Fact Site:

1. Texas telah dihuni manusia selama lebih dari 12.000 tahun

Wilayah Texas modern menyimpan bukti aktivitas manusia yang berasal dari setidaknya 12.000 tahun lalu. Teori paling umum tentang pemukiman Amerika Utara menyebutkan bahwa manusia pertama, yang dikenal sebagai Paleo-Indian, tiba sekitar 15.000–13.000 SM melalui Selat Bering dari wilayah Rusia modern menuju Alaska. Mereka hidup sebagai pemburu-pengumpul dan perlahan menyebar ke seluruh benua. Jejak awal keberadaan mereka di Texas berupa ujung tombak batu dan alat sederhana lainnya.

2. Ada setidaknya enam kelompok budaya asli sebelum kedatangan Eropa

Saat orang Eropa pertama tiba, wilayah Texas dihuni oleh beragam kelompok budaya penduduk asli. Kelompok Puebloan tinggal di barat daya, Apachean di wilayah utara, Comanche di sekitar Panhandle Texas, dan Caddoan di timur laut sepanjang Sungai Red. Di wilayah pesisir hidup berbagai suku Atakapa. Seiring berjalannya waktu dan ekspansi Eropa, banyak suku yang terusir atau dipaksa masuk ke reservasi. Saat ini, hanya tiga suku yang diakui secara resmi di Texas, yaitu Kickapoo, Alabama-Coushatta, dan Ysleta Del Sur Pueblo.

3. Orang Eropa pertama yang mencapai Texas berasal dari Spanyol

Penjelajah Spanyol Alonso Álvarez de Pineda menjadi orang Eropa pertama yang mencapai wilayah Texas modern pada tahun 1520 dan membuat peta Eropa pertama garis pantainya. Spanyol kemudian mengklaim wilayah ini sebagai bagian dari koloni Spanyol Baru. Pada 1528, korban selamat dari ekspedisi Spanyol yang gagal terdampar di pantai Texas. Dari puluhan orang, hanya empat yang selamat, termasuk Álvar Núñez Cabeza de Vaca, yang menjelajahi sebagian besar Texas tanpa alat pemetaan sebelum mencapai Meksiko barat.

4. Imigrasi ilegal warga Amerika ke Texas terjadi pada abad ke-19

Setelah Meksiko merdeka dari Spanyol pada 1821, Texas berada di bawah kendali Meksiko. Untuk menstabilkan wilayah, pemerintah Meksiko mengizinkan warga Amerika Serikat menetap di sana. Namun, banyak pendatang melanggar hukum Meksiko, terutama larangan perbudakan. Ketika Meksiko melarang imigrasi lanjutan dari AS, para pemukim tetap berdatangan secara ilegal, yang kemudian memicu konflik politik dan sosial.

5. Texas pernah menjadi negara berdaulat

Pada 1836, akibat buruknya pengelolaan wilayah oleh pemerintah Meksiko, Texas menyatakan kemerdekaan dan mendirikan Republik Texas. Amerika Serikat mengakui republik ini, tetapi Meksiko tidak. Republik Texas bertahan sekitar satu dekade sebelum akhirnya dianeksasi dan resmi menjadi bagian dari Amerika Serikat pada 29 Desember 1845. Julukan Lone Star State berasal dari bendera Republik Texas yang menampilkan satu bintang.

6. Texas terlibat dalam dua perang besar pada abad ke-19

Texas berperang dalam Revolusi Texas tahun 1836 dan kembali terlibat dalam Perang Saudara Amerika pada 1860-an. Dalam kedua konflik tersebut, isu perbudakan menjadi motivasi utama. Texas bergabung dengan Konfederasi pada 1861 dan berkontribusi besar dalam bentuk pasukan serta amunisi, meski tidak menjadi lokasi pertempuran besar.

7. Pembunuhan Presiden John F. Kennedy terjadi di Texas

Pada 22 November 1963, Presiden ke-35 Amerika Serikat, John F. Kennedy, ditembak saat mengikuti iring-iringan kendaraan di Dallas. Penembakan terjadi di Dealey Plaza pada pukul 12.30 siang. Kennedy meninggal dunia sekitar 30 menit kemudian. Gubernur Texas saat itu, John Connally, juga tertembak namun selamat. Pelaku, Lee Harvey Oswald, ditangkap 70 menit kemudian dan dibunuh dua hari setelahnya.

8. Nama Texas berasal dari bahasa penduduk asli Amerika

Nama Texas berakar dari kata táyshaʼ dalam bahasa suku Caddo yang berarti “teman”. Kata ini diadopsi oleh Spanyol menjadi “Tejas” atau “Texas”. Seiring waktu, wilayah ini dikenal dengan berbagai nama sebelum akhirnya resmi menjadi Provinsi Tejas, Republik Texas, dan kemudian negara bagian Texas.

Hari Texas menjadi pengingat bahwa negara bagian ini memiliki sejarah panjang, kompleks, dan sarat dinamika budaya, jauh sebelum dikenal sebagai bagian dari Amerika Serikat seperti saat ini. [UN]