Kisah Horor Pabrik Gula Sindang Laut

Ilustrasi pabrik gula (Istimewa)

Industri perfilman Indonesia terus berlomba-lomba menghadirkan film berkualitas yang mampu menarik minat penonton. Salah satu genre yang selalu digemari adalah horor. Genre ini sering diangkat dari berbagai sumber, seperti thread Twitter (sekarang X),  kisah nyata, atau urban legend yang telah lama beredar. Pada tahun 2025, hadir sebuah film horor berjudul Pabrik Gula, yang menawarkan kisah mencekam dengan latar tempat yang penuh misteri.

Sinopsis Film Pabrik Gula

Pabrik Gula mengisahkan sekelompok buruh musiman yang bekerja di sebuah pabrik gula tua. Tanpa disadari, mereka melanggar pantangan yang berlaku di tempat tersebut, sehingga memicu kemarahan para penghuni gaib. Kejadian-kejadian horor pun mulai bermunculan, membawa mereka dalam teror yang mengancam nyawa.

Film ini terinspirasi dari kisah viral yang dituturkan oleh SimpleMan di media sosial, menambah daya tarik tersendiri bagi para penggemar horor. Sebagai sutradara, Awi Suryadi dipercaya untuk menggarap film ini, sementara MD Pictures bertindak sebagai rumah produksi yang membawanya ke layar lebar.

Meski lokasi asli pabrik gula dalam film ini tidak diketahui secara pasti, namun banyak yang berspekulasi lokasi yang dimaksud adalah pabrik gula di Jawa Timur. Pabrik gula yang terkenal menyeramkan juga ada di daerah Jawa Barat yaitu Pabrik Gula Sindang Laut di Cirebon. Pabrik peninggalan kolonial Belanda ini dikenal angker dan telah menjadi lokasi eksplorasi berbagai konten kreator, termasuk Risa Saraswati, Sara Wijayanto, dan Om Hao.

Sejarah dan Keangkeran Pabrik Gula Sindang Laut

Dibangun pada tahun 1896, Pabrik Gula Sindang Laut awalnya berdiri sebagai pusat pengolahan tebu yang berperan penting dalam industri gula di masa kolonial Belanda. Namun, setelah operasionalnya dihentikan, pabrik ini perlahan berubah menjadi tempat yang diselimuti cerita-cerita mistis. Bangunan tua yang megah kini hanya menyisakan kehampaan dan keheningan yang mencekam.

Konon, pabrik ini dihuni oleh berbagai sosok gaib yang sering menampakkan diri. Salah satu yang paling terkenal adalah Noni Belanda, seorang wanita berparas cantik dengan gaun khas Eropa yang kerap terlihat berjalan di lorong-lorong gelap pabrik. Tak hanya itu, ada pula sosok ular berkepala manusia, makhluk gaib yang dipercaya sebagai penunggu pabrik dan sering menampakkan diri di area tertentu. Keberadaan kuntilanak dan genderuwo juga sering dikisahkan oleh para pengunjung, terutama mereka yang nekat datang tanpa izin atau melanggar pantangan yang dipercaya warga setempat.

Aura mistis yang menyelimuti Pabrik Gula Sindang Laut semakin memperkuat reputasinya sebagai salah satu lokasi paling angker di Indonesia. Cerita-cerita dari para mantan karyawan dan penduduk sekitar tentang suara-suara aneh serta penampakan yang tak kasatmata semakin mempertebal ketakutan bagi siapa saja yang berani menjelajahinya.

Eksplorasi Konten Kreator di Pabrik Gula Sindang Laut

Pabrik Gula Sindang Laut bukan hanya sekadar bangunan tua yang ditinggalkan; tempat ini juga menjadi daya tarik bagi para konten kreator yang tertarik mengungkap misteri di balik keangkerannya. Pada tahun 2022, beberapa nama besar dalam dunia eksplorasi paranormal, seperti Risa Saraswati, Sara Wijayanto, dan Om Hao, pernah menyusuri setiap sudut pabrik ini, mencari jawaban atas cerita-cerita mistis yang berkembang di masyarakat.

Saat memasuki pabrik, mereka langsung merasakan suasana yang mencekam. Keheningan yang tidak wajar, suara-suara samar yang muncul entah dari mana, serta hawa dingin yang tiba-tiba menyergap menambah kesan bahwa tempat ini memang tidak biasa. Dalam perjalanan mereka, berbagai sosok gaib pun mulai menampakkan diri. Dari bayangan hitam yang melintas di sudut mata, hingga penampakan lebih jelas seperti seorang wanita bergaun khas Eropa yang diyakini sebagai Noni Belanda. Beberapa kali, tim juga melaporkan melihat sosok makhluk besar yang menyerupai genderuwo, mengawasi dari kejauhan.

Tidak hanya sekadar melihat, Risa dan Sara bahkan mencoba melakukan mediasi dengan entitas gaib yang ada di sana. Salah satu komunikasi yang paling mengerikan adalah dengan arwah seorang perempuan yang diyakini menjadi korban ritual sesat di masa lalu. Energi yang terpancar begitu kuat, seolah menyampaikan kesedihan dan ketakutan yang masih tersisa di tempat itu. Selain itu, area sekitar sumur tua juga memancarkan aura yang sangat menekan. Warga setempat percaya bahwa sumur tersebut menyimpan harta yang dilindungi oleh makhluk gaib, dan siapa pun yang mencoba mengambilnya akan mengalami nasib buruk.

Ketegangan yang dirasakan oleh para konten kreator tidak hanya terbatas pada interaksi dengan makhluk halus. Beberapa kejadian aneh juga sempat terjadi, seperti peralatan yang tiba-tiba mati, suara langkah kaki yang mengikuti mereka, hingga sensasi seperti ada yang menyentuh bahu mereka meskipun tidak ada siapa pun di sekitar. Semua pengalaman ini terekam dalam dokumentasi mereka dan sukses membuat para penonton merinding.

Film Pabrik Gula hadir sebagai salah satu film horor yang menarik perhatian pada tahun 2025. Dengan kisah yang diangkat dari cerita viral, film ini berhasil menghadirkan nuansa mencekam yang penuh misteri. Meskipun lokasi asli pabrik dalam film ini tidak diketahui, Pabrik Gula Sindang Laut tetap menjadi ikon horor yang melekat dalam benak masyarakat. Kisah-kisah mistis yang mengelilinginya terus menarik minat banyak orang untuk menjelajahi sejarah kelam yang tersembunyi di balik bangunan tua tersebut. Bagi penggemar horor, film ini tentu menjadi tontonan wajib yang tidak boleh dilewatkan. [UN]