Kuil Matahari Konark (Wikipedia)
Kuil Matahari Konark (Wikipedia)

India adalah negara yang kaya akan budaya, sejarah, dan tradisi, dengan setiap negara bagiannya memiliki ciri khas yang unik. Salah satu negara bagian yang memiliki nilai historis dan budaya yang mendalam adalah Odisha, sebuah wilayah di bagian timur India yang dikenal sebagai “Jiwa India”. Odisha tidak hanya memiliki warisan sejarah yang panjang, tetapi juga berperan penting dalam perkembangan ekonomi dan keagamaan di India.

Setiap tahun, pada tanggal 1 April, masyarakat Odisha merayakan Hari Odisha atau Utkal Divas sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan panjang yang membawa Odisha menjadi entitas terpisah pada tahun 1936. Perayaan ini bukan hanya sekadar mengenang sejarah, tetapi juga menjadi momentum untuk merayakan kekayaan budaya dan keindahan alam yang dimiliki Odisha.

Lalu, bagaimana sejarah terbentuknya Odisha? Apa yang membuat negara bagian ini begitu istimewa dibanding wilayah lain di India? Mari kita telusuri lebih dalam mengenai Hari Odisha, mulai dari sejarahnya hingga berbagai keunikan yang menjadikannya salah satu permata berharga di India.

Mengutip laman National Today, setiap tanggal 1 April, masyarakat di negara bagian Odisha, India, merayakan Hari Odisha atau yang dikenal sebagai Utkal Divas. Hari ini diperingati untuk mengenang terbentuknya Odisha sebagai entitas terpisah pada tahun 1936, menjadikannya sebagai negara bagian pertama di India yang dibentuk berdasarkan bahasa yang sama. Dengan warisan sejarah yang kaya, budaya yang khas, serta keindahan alam yang luar biasa, Odisha menjadi salah satu bagian penting dalam identitas India.

Sejarah Hari Odisha

Odisha, yang terletak di bagian timur India dan berbatasan langsung dengan Samudra Hindia, merupakan wilayah yang memiliki akar sejarah yang dalam. Pada zaman dahulu, Odisha dikenal sebagai Kerajaan Kalinga, salah satu kerajaan paling berpengaruh dalam sejarah India.

Salah satu peristiwa bersejarah yang berkaitan dengan Odisha adalah Perang Kalinga (321 SM – 261 SM), di mana kerajaan ini jatuh ke tangan Kekaisaran Maurya setelah pertempuran sengit. Perang ini juga menjadi titik balik bagi Kaisar Ashoka, yang setelah menyaksikan kehancuran besar akibat perang, akhirnya memilih jalan Buddhisme dan menyebarkan ajaran damai ke berbagai wilayah.

Dalam sejarah modern, Odisha awalnya bergabung dengan negara bagian Bihar dalam administrasi Inggris sebagai bagian dari Provinsi Bengal. Namun, karena memiliki bahasa dan budaya yang berbeda, Odisha akhirnya memperoleh status sebagai negara bagian tersendiri pada tanggal 1 April 1936. Sejak saat itu, tanggal ini dirayakan sebagai Hari Odisha oleh masyarakat setempat.

Keunikan Odisha

Sebagai salah satu negara bagian dengan warisan budaya yang kaya, Odisha dikenal memiliki berbagai bentuk seni unik, tradisi suku yang beragam, serta situs-situs bersejarah yang penting. Selain itu, Odisha juga memainkan peran besar dalam perekonomian India melalui produksi mineral dan sektor pariwisata.

Odisha sering disebut sebagai “Jiwa India”, karena keindahan budayanya yang mendalam serta masyarakatnya yang dikenal sebagai pekerja keras. Beberapa destinasi paling terkenal di Odisha antara lain:

1. Kuil Matahari Konark
Salah satu ikon utama Odisha adalah Kuil Matahari Konark, yang telah diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Dibangun pada abad ke-13 oleh Raja Narasimhadeva I, kuil ini memiliki bentuk kereta perang raksasa dengan roda batu yang berukir rumit. Selain menjadi simbol arsitektur Kalinga, roda-radanya juga berfungsi sebagai jam matahari, mencerminkan kehebatan ilmu pengetahuan masa lalu.

2. Kuil Jagannath di Puri
Kuil ini merupakan salah satu tempat suci utama dalam Char Dham, empat situs ziarah Hindu paling suci di India. Dewa Jagannath, salah satu inkarnasi Dewa Wisnu, disembah di sini. Salah satu perayaan terbesar di kuil ini adalah Rath Yatra atau Festival Kereta Perang, di mana patung dewa diarak dalam prosesi besar di atas kereta kayu raksasa.

3. Gua Udayagiri dan Khandagiri
Dibangun pada abad ke-2 SM, gua-gua batu ini digunakan sebagai tempat tinggal para biksu Jain pada masa pemerintahan Raja Kharavela. Relief-relief yang terpahat pada dinding gua memberikan gambaran mengenai sejarah awal dan praktik keagamaan di Odisha.

Hari Odisha dirayakan dengan berbagai kegiatan, seperti kompetisi kembang api yang menerangi langit malam Odisha. Ada juga festival budaya yang menampilkan tarian dan musik tradisional Odisha. Lalu pawai dan acara sejarah untuk mengenang perjuangan panjang pembentukan negara bagian Odisha.

Sebagai negara bagian yang memiliki perpaduan antara sejarah, budaya, dan keindahan alam, Odisha tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari keberagaman India. Hari Odisha bukan hanya sekadar peringatan sejarah, tetapi juga merupakan kebanggaan bagi masyarakatnya untuk merayakan warisan luar biasa yang mereka miliki. [UN]