Pelajaran dari analisis Kiyosaki sebenarnya sangat sederhana. Dalam ekonomi energi global, yang menentukan bukan siapa yang memiliki minyak. Yang menentukan adalah siapa yang menguasai tiga hal sekaligus: energi, logistik, dan diplomasi. Rusia menguasai energi. India menguasai kilang. Amerika menguasai perusahaan energi global.
Sementara Indonesia masih berada di tengah perjalanan panjang untuk menemukan kembali strategi energinya.
Dan jika sejarah ekonomi dunia memberi satu pelajaran penting, pelajaran itu barangkali ini: negara yang terlalu lama menunda hilirisasi biasanya bukan hanya kehilangan keuntungan ekonomi.
Mereka juga kehilangan kedaulatan energi. Dan pada akhirnya, semua teori geopolitik yang rumit itu akan bermuara pada sesuatu yang sangat sederhana dan sangat nyata bagi masyarakat. Harga bensin di pompa.
Cak AT – Ahmadie Thaha | Kolumnis



