Ketua KPK Agus Rahardjo/YUK

Koran Sulindo – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan segera mengumumkan mereka yang kini maju menjadi calon kepala daerah sebagai tersangka tindak pidana korupsi. Pasalnya, para calon kepala daerah itu disebut terindikasi kuat melakukan tindak pidana korupsi.

Kendati tidak menyebutkan berapa orang yang akan menjadi tersangka, Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, beberapa di antaranya boleh dikatakan pasti menjadi tersangka. Penyelidikan terhadap mereka disebut sudah berjalan 90 persen. Sedangkan 10 persen tinggal proses administrasinya.

Dengan kata lain, proses penyelidikan terhadap mereka hanya tinggal 10 persen. Dan itu merupakan proses administrasi keluarnya surat perintah penyidikan. “Setelah itu akan segera diumumkan,” kata Agus seperti dikutip Kompas pada Kamis (8/3).

Penyelidikian terhadap para calon kepala daerah itu, kata Agus, tidaklah tiba-tiba, Penyelidikan terhadap mereka dilakukan sudah sejak lama dan kasusnya sudah digelar di hadapan pimpinan KPK. Hasil gelar tersebut, pimpinan KPK setuju dinaikkan ke tahap penyidikan.

Ia mengakui potensi korupsi meningkat menjelang pemilihan kepala daerah serentak 2018. Itu ia katakan dalam Rapat Kerja Nasional Polri pada Selasa lalu di Ancol, Jakarta. Di situ, ia menyinggung beberapa peserta pilkada bisa dipastikan akan menjadi tersangka. Mereka tidak hanya di Jawa, melainkan di luar Jawa juga.

Umumnya, peserta pilkada yang dibidik KPK adalah calin petahana yang menjadi kepala daerah ke tingkat yang lebih tinggi. Kendati demikian, itu masih menjadi pembahasan pimpinan KPK, kata Agus. [KRG]