Ilustrasi Virus Corona dan Perubahan Iklim (Foto MIT Technology Review)
Foto MIT Technology Review

Koran Sulindo — Akibat adanya peningkatan kasus virus corona atau Covid-19, hari bebas kendaraan bermotor atau car free day di Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur pada Minggu 26 Juli 2020 ditiadakan.

“Sesuai arahan pimpinan, sementara waktu ditiadakan,” ujar Kasi Pengendalian dan Operasional Sudin Perhubungan Jakarta Timur Riky Erwinda di Jakarta.

Peniadaan CFD di wilayah tersebut, kata Riky, karena ada salah satu warga di Kalurahan Jati terkonfirmasi positif corona. “Karena ada beberapa RW di sana yang masuk zona merah,” ujar Riky.

Namun sebagian masyarakat di sekitar wilayah Jalan Pemuda mengaku tidak mengetahui jika CFD kali ini ditiadakan.

“Baru juga dua kali digelar sudah tidak ada. Udah gitu gak ada pemberitahuan sama sekali,” kata pesepeda, Indra (30).

Warga berdatangan sejak pukul 05.30 WIB ke lokasi menggunakan sepeda maupun berjalan kaki. Tidak tampak keberadaan petugas berseragam Dishub maupun Satpol PP di lokasi.

Warga yang terlanjur berdatangan ke Jalan Pemuda memilih untuk berolahraga di lingkungan Velodrome yang merupakan arena sepeda dan taman.

Jalan Raya Pemuda menjadi salah satu lokasi CFD sebagai alternatif dari Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat, yang ditiadakan selama pandemi virus coroa.

Penambahan Kasus

Sementara, berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta kasus positif paparan virus corona di Jakarta pada Sabtu (25/7) mengalami peningkatan sebanyak 18.623 kasus dibanding hari sebelumnya sebanyak 18.230.

Penambahan kasus di Jakarta sebanyak 393 pada Sabtu ini, lebih tinggi dibandingkan dengan penambahan pada Jumat (24/7) sebanyak 279 kasus, penambahan pada Rabu (22/7) sebanyak 382 kasus, penambahan pada Senin (20/7) sebanyak 361 kasus, penambahan kasus pada Minggu (19/7) sebanyak 312 kasus, penambahan kasus pada Sabtu (18/7) sebanyak 331 kasus.

Namun demikian, penambahan pada Sabtu itu lebih rendah dibandingkan penambahan kasus pada Kamis (23/7) sebanyak 416 kasus, serta penambahan pada Selasa (21/7) sebanyak 441 kasus yang merupakan rekor tertinggi sejak kasus wabah penyakit itu muncul di Jakarta.

Adapun pasien sembuh dari paparan virus corona ini bertambah 173 orang pada hari Sabtu ini yang menjadikan jumlah total pasien sembuh hingga saat ini menjadi 11.552 orang pada hari sebelumnya 11.302 orang.

Sedangkan pasien meninggal dunia pada hari ini tidak ada penambahan menjadikan total yang meninggal sebanyak 768 orang tetap sama. Dari kasus positif tersebut, sebanyak 1.410 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit pada hari sebelumnya 1.300 orang, dan 4.730 orang melakukan isolasi mandiri di rumah termasuk Wisma Atlet dan pada sebelumnya 4.610 orang.

Berdasarkan laman corona.jakarta.go.id, untuk suspek berjumlah 55.104 orang (sebelumnya 54.401 orang), yang sudah selesai menjalani isolasi berjumlah 49.093 orang (hari sebelumnya 48.907), suspek yang masih menjalani isolasi di rumah sebanyak 1.747 orang (sebelumnya 1.440 orang), sedangkan suspek yang masih menjalani isolasi di RS sebanyak 2.070 orang (sebelumnya 1.860 orang) dan yang meninggal sebanyak 2.194 orang.

Untuk pasien berstatus probable sebanyak 42 orang, yang sudah selesai menjalani isolasi berjumlah 38 orang dan yang meninggal sebanyak empat orang. [WIS]