Menko Puan Serukan Kementerian/Lembaga Dukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat

Menko Puan Serukan Kementerian/Lembaga Dukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat

29
BERBAGI

Koran Sulindo – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) menyerahkan Alat Pengukur Tekanan Darah Mandiri kepada 64 kementerian/lembaga yang ada di Jakarta. Aksi ini merupakan komitmen pemerintah dalam menyukseskan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Menko PMK Puan Maharani mengatakan, sekarang ini banyak penyakit berkembang di tengah masyarakat. Karena itu dibutuhkan kesadaran dari masing-masing indvidu, terutama aparatur sipil negara (ASN), untuk lebih untuk menjaga dirinya agar terhindar dari penyakit. “Banyak sekali penyakit yang berkembang saat ini. Harus ada tindakan promotif dan preventif. Apa yang dilakukan secara preventif adalah upaya kita secara mandiri dengan mengukur tensi [darah] kita, kemudian secara aktif check up. Jangan sampai terlambat,” kata Puan di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (22/2).

Menko Puan mengharapkan kerja sama dari kementerian/lembaga agar Pojok Mandiri Germas yang akan diisi alat pengukur tekanan darah dapat ditempatkan di tempat-tempat yang mudah dijangkau dan dilihat banyak orang. “Saya harap alat ini dipakai secara maksimal,” tuturnya.

Ia pun meminta Kementerian Kesehatan untuk memastikan alat pengukur tensi darah yang diberikan memiliki kualitas baik, bukan berkualitas rendah. “Saya harap juga alat yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan ini bukan KW [kualitas rendah] dan memang akurat. Jangan sampai kita tes malah kaget melihat tensi darah kita 130/150, padahal tidak,” katanya.

Menko Puan juga mengajak jajaran kepemimpinan di kementerian/lembaga serta seluruh ASN dapat secara aktif memberikan dukungan, komitmen, dan perannya untuk bergotong royong meningkatkan kesadaran untuk hidup sehat. Caranya natara lain dengan membudayakan pola hidup sehat. “Mari kita budayakan hidup sehat dengan perubahan pola hidup yang lebih sehat, seperti menjaga kebersihan lingkungan, cuci tangan sebelum makan, ketersediaan air bersih, makan sayur yang cukup, olahraga dan tidur yang cukup, menjauhkan anak-anak dari rokok. Dan tidak memikirkan hoax yang beredar di medsos,” kata Puan. [RAF]