Hawking: Fisikawan Terbesar Abad Ini tanpa Gelar Nobel

Hawking: Fisikawan Terbesar Abad Ini tanpa Gelar Nobel

Stephen Hawking/Jason Bye / PBS

Koran Sulindo – Kematian fisikawan yang dikenal seantero dunia Stephen Hawking mengejutkan banyak orang. Selain dikenal karena berbagai teorinya seperti teori ledakan besar (big bang) dan partikel Tuhan, ada pertanyaan mengganjal sebagai fisikawan terbesar abad modern setelah Albert Enstein.

Pertanyaan itu adalah: mengapa ia tidak pernah meraih hadiah Nobel di bidang fisika? Selain berbagai teori yang ia hasilkan itu, ada satu temuannya yang dikenal sebagai “Hawking Radition”. Temuannya itu menyebutkan lubang hitam itu tidak semuanya hitam, melainkan memancarkan radiasi yang pada akhirnya menyebabkan hilang.

Berdasarkan laporan Time, untuk mengamati radiasi sesuai dengan temuan Hawking itu membutuhkan teknologi tinggi yang memakan waktu lama dan biaya jutaan dolar. Itu sebabnya, temuan Hawking itu belum bisa diverifikasi. Sementara untuk memenangi hadiah Nobel, salah satu syaratnya adalah penemuan teori ilmiah harus bisa diverifikasi kebenarannya.

Untuk menguji temuan teori ilmiah tentu saja membutuhkan waktu yang tidak pendek termasuk ketika membangun teknologinya. Teori Einsten, misalnya, yang menyebutkan gelombang gravitasi di luar angkasa pada 1920-an baru bisa dibuktikan pada 2016.

Barangkali, kata Timothy Ferris, seorang penulis berjudul The Science of Liberty Hawking belum mendapatkan penghargaan Nobel karena teori ilmiahnya itu belum terbuktikan kebenarannya. Terutama berkaitan dengan lubang hitam yang dianggap tidak ada itu.

Hawking terkenal dengan berbagai temuannya yang antara lain soal temuan lubang hitam yang tidak ada itu dan teori relativitas. Ia dikabarkan meninggal dunia pada usia 76 tahun di rumahnya yang tak jauh dari kampus Universitas Cambridge, Inggris. Ia dianggap sebagai salah satu fisikawan paling berpengaruh setelah Einstein.

Mungkin Hawking tidak akan pernah mendapatkan penghargaan Nobel, walau sebagai duta ilmu pengetahuan pengaruhnya sangat mendalam. Itu tampak pada penghormatan para tokoh dunia dan selebritas yang menyampaikan rasa duka mereka lewat media sosial pada hari ini. Itulah Hawking, fisikawan terbesar di abad ini, tapi tanpa gelar Nobel. [KRG]