Elektabilitas Khofifah – Emil Melesat, Kemenangan Menanti?

Elektabilitas Khofifah – Emil Melesat, Kemenangan Menanti?

170
Survei pilkada Jawa Timur [Foto: Istimewa]

Koran Sulindo – Elektabilitas pasangan calon gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan calon wakilnya Emil Dardak terus melejit sehingga partai politik pendukungnya semakin optimistis. Elektabilitas Khofifah – Emil bahkan berdasarkan hasil survei Kompas berhasil melampaui elektabilitas pasangan calon Saifullah Yusuf – Puti Guntur Soekarnoputra.

Kemajuan elektabilitas tersebut, menurut Wasekjen Partai Golkar M. Sarmuji, sangat pesat. Jika mundur ke belakang empat bulan lalu, elektabilitas Khofifah di hampir semua lembaga survei rata-rata di bawah 25 persen, sedangkan elektabilitas Gus Ipul sapaan Saifullah mencapai 50 persen.

Kompas merilis pada Minggu (11/3) survei elektabilitas pasangan calon gubernur untuk Jawa Timur. Hasilnya, Khofifah – Emil mencapai 44,5 persen. Sementara Gus Ipul – Puti mencapai 44 persen. Berdasarkan hasil tersebut, jika pilkada dilakukan pada hari ini, maka pasangan Khofifah – Emil dipastikan akan keluar sebagai pemenang.

“Semua lembaga survei sudah memaparkan elektabilitas kedua pasangan selisihnya tipis. Hanya 0,5 persen hingga dua persen. Beberapa lembaga survei bahkan sudah nyatakan Khofifah – Emil menyalip Gus Ipul – Puti,” kata Sarmuji dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (12/3).

Ia menilai, kemajuan elektabilitas Khofifah – Emil yang sangat cepat menunjukkan kemenangan sudah di depan mata. Dengan sisa waktu yang hanya beberapa bulan, kemungkinan Khofifah – Emil akan menang secara telak.

Akan tetapi, ia tetap mengingatkan seluruh relawan dan partai politik pendukung tidak terlena akan hasil survei tersebut. Selain karena beratnya meningkatkan tingkat elektabilitas, juga karena persaingan yang semakin ketat. Pemilih yang belum menentukan pilihannya semakin sedikit.

Itu sebabnya, kata Sarmuji, yang perlu dilakukan adalah dengan memperkuat pilihan pendukung, mempengaruhi pemilih yang masih bisa berubah dan merebut yang belum menentukan pilihannya. Tim pemenangan karena itu akan mengkonsolidasikan kekuatan partai pendukund untuk meningkatkan elektabilitas Khofifah – Emil hingga pemilihan nanti. [KRG]