Tokoh

Tokoh

Muhammad Yamin, Penggila Sejarah yang Kontroversial

Koran Sulindo - Di bekas situs Kerajaan Majapahit, Desa Trowulan, Mojekerto, Muhammad Yamin “menemukan” Gajah Mada. Ketika itu, 1940-an,  Yamin yang sejak muda mengagumi...

Nani Wartabone: Petani Nasionalis Pemberani dari Gorontalo

Koran Sulindo - Bendera Merah-Putih berkibar di muka kantor pos di pusat Kota Gorontalo, di depan rumah Asisten Residen Korn, di depan asrama kantor...

Semaun di Zaman yang Bergerak

Koran Sulindo - Kemunculan anak muda itu benar-benar mengusik dominasi Tjokroaminoto di Serikat Islam (SI). Bersama SI, Tjokro terlanjur lekat dengan julukannya: Raja Jawa...

Chaerul Saleh, Pahlawan Bangsa yang Mati dalam Penjara

Koran Sulindo - Suhu politik di akhir tahun 1964 sudah memanas. Suasana persaingan antara kekuatan politik sudah meruncing di pentas politik nasional, hingga ke...

Surachman, Nasionalis yang Terlupakan

Koran Sulindo - Bagaikan lautan manusia, sekitar 100 ribu orang memenuhi Stadion Senayan. Hari itu, 4 Juli 1965, Partai Nasionalis Indonesia (PNI) menggelar miladnya....

Asmara Hadi: Pengusung Api Nasionalisme

Koran Sulindo - Bengkulu, akhir tahun 1941. Masa itu Bung Karno sedang galau. Di tanah pembuangan itu, ia bertemu dan jatuh cinta dengan Fatmawati....

Amir Sjarifuddin: Tokoh Revolusioner, Korban Revolusi

Koran Sulindo - Ia dikenal sebagai salah seorang tokoh nasionalis-radikal di pergerakan kebangsaan. Tapi, Amir mengakhiri hidupnya dengan tragis, sebagai korban revolusi kemerdekaan. 19 Desember...

Carmelita: Mantan Pebulutangkis Kelas Dunia yang Prihatin

Koran Sulindo - Prestasi olahraga yang bisa dibanggakan Indonesia di level dunia adalah bulutangkis. Dari tahun 1970-an hingga kini, kita antara lain mengenal nama...

Bachtiar dan Trumbo, Kisah 2 Sutradara Progresif

Koran Sulindo - Ia dibebaskan dari kamp Pulau Buru pada 1979. Akan tetapi, kebebasan nampaknya tidak menjamin kehidupan Bachtiar Siagian, sineas Lembaga Kebudayaan Rakyat...

Para Sahabat Bung Karno dari Benua Hitam

Koran Sulindo - Suatu kali, di tahun 1964, Sabam Sirait—yang kala itu masih menjadi aktivis mahasiswa—berkunjung ke Aljazair. Ketika itu, Sabam Sirait—politisi senior PDI...